{"id":404614,"date":"2025-10-17T13:41:03","date_gmt":"2025-10-17T06:41:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=404614"},"modified":"2025-10-17T13:41:03","modified_gmt":"2025-10-17T06:41:03","slug":"menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/","title":{"rendered":"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar pembangunan kesejahteraan penduduk menuju Indonesia Emas 2045 dengan menegaskan lima jaminan dasar bagi seluruh warga negara: sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Budi Setiyono, menegaskan bahwa negara wajib memastikan setiap pemegang KTP Indonesia hidup di atas garis kesejahteraan tanpa ada yang tertinggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Forum Rencana Aksi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Jakarta, Rabu (15\/10\/2025), Budi menjelaskan bahwa arah pembangunan kependudukan kini tidak lagi semata mengejar pertumbuhan ekonomi, melainkan menempatkan kesejahteraan manusia sebagai inti pembangunan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNegara harus menjamin setiap pemegang KTP Indonesia tidak hidup di bawah garis kesejahteraan. Tidak boleh ada warga yang kelaparan, tidak bisa berobat, atau berhenti sekolah karena kemiskinan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kesejahteraan Sebagai Amanat Konstitusi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan ini berakar pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan upaya mewujudkan kesejahteraan umum. Pemerintah memperjelas makna tersebut melalui konsep <em>garis kesejahteraan<\/em> (prosperity line), yakni standar minimal kebutuhan dasar yang wajib dijamin negara. \u201cLima kebutuhan dasar \u2014 sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan \u2014 merupakan inti dari roh konstitusi kita,\u201d ujar Budi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, tidak boleh ada warga yang kekurangan gizi, tidak memiliki tempat tinggal layak, atau terhambat mengakses layanan dasar karena keterbatasan ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mendukung kesejahteraan menyeluruh, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dinilai realistis dengan mencontoh pengalaman negara-negara Asia seperti Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, dan Singapura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Budi, Indonesia berpeluang menjadi \u201cMacan Asia Baru\u201d jika mampu memperkuat tiga pilar utama: tata kelola ekonomi yang inovatif, kepastian ketenagakerjaan, serta stabilitas politik dan hukum. \u201cKetiga pilar ini menjadi fondasi penting agar pertumbuhan ekonomi Indonesia berlangsung cepat sekaligus inklusif,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Budi juga menekankan pentingnya penguatan sistem jaminan sosial nasional, baik yang bersifat kontributif seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, maupun non-kontributif seperti bantuan sosial dan subsidi. Negara harus hadir bagi warga yang pendapatannya berada di bawah garis kesejahteraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khusus bagi penduduk lanjut usia, pemerintah menyoroti rendahnya cakupan perlindungan hari tua. Saat ini, hanya sekitar 5 persen lansia yang memiliki jaminan pensiun. \u201cIni menjadi perhatian serius agar sistem jaminan sosial kita bisa setara dengan negara maju,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bonus Demografi dan Harapan Indonesia Emas<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan populasi mencapai 286 juta jiwa, Indonesia memiliki 196 juta penduduk usia produktif yang menjadi modal besar pembangunan. Namun, momentum bonus demografi ini harus diimbangi dengan upaya menyiapkan generasi yang sehat, berpendidikan, dan berdaya saing global. \u201cKunci Indonesia Emas 2045 terletak pada generasi produktif yang unggul dan terlindungi,\u201d tutur Budi Setiyono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menutup paparannya dengan menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama untuk memastikan setiap warga negara hidup aman, sehat, dan sejahtera. \u201cKetika semua pemegang KTP merasa terlindungi, itulah tanda bahwa Indonesia benar-benar telah menjadi negara besar,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar pembangunan kesejahteraan penduduk menuju Indonesia Emas 2045 dengan menegaskan lima jaminan dasar bagi seluruh warga negara: sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Budi Setiyono, menegaskan bahwa negara wajib memastikan setiap pemegang KTP Indonesia hidup di atas garis kesejahteraan tanpa ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101059,"featured_media":404615,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[1],"tags":[31665],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar pembangunan kesejahteraan penduduk menuju Indonesia Emas 2045 dengan menegaskan lima jaminan dasar bagi seluruh warga negara: sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Budi Setiyono, menegaskan bahwa negara wajib memastikan setiap pemegang KTP Indonesia hidup di atas garis kesejahteraan tanpa ada [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-17T06:41:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/ChatGPT_Image_Oct_15_2025_02_09_25_PM_1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"333\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dyah Marwatri Nugrahani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/ChatGPT_Image_Oct_15_2025_02_09_25_PM_1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/ChatGPT_Image_Oct_15_2025_02_09_25_PM_1.png\",\"width\":500,\"height\":333,\"caption\":\"ChatGPT AI\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/\",\"name\":\"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-10-17T06:41:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-17T06:41:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\",\"name\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\"},\"description\":\"A journalist in www.vibizmedia.com\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar pembangunan kesejahteraan penduduk menuju Indonesia Emas 2045 dengan menegaskan lima jaminan dasar bagi seluruh warga negara: sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Budi Setiyono, menegaskan bahwa negara wajib memastikan setiap pemegang KTP Indonesia hidup di atas garis kesejahteraan tanpa ada [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2025-10-17T06:41:03+00:00","og_image":[{"width":500,"height":333,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/ChatGPT_Image_Oct_15_2025_02_09_25_PM_1.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dyah Marwatri Nugrahani","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/ChatGPT_Image_Oct_15_2025_02_09_25_PM_1.png","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/ChatGPT_Image_Oct_15_2025_02_09_25_PM_1.png","width":500,"height":333,"caption":"ChatGPT AI"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/","name":"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#primaryimage"},"datePublished":"2025-10-17T06:41:03+00:00","dateModified":"2025-10-17T06:41:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2025\/10\/17\/menuju-indonesia-emas-2045-tidak-ada-warga-yang-tertinggal-di-bawah-garis-kesejahteraan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menuju Indonesia Emas 2045: Tidak Ada Warga yang Tertinggal di Bawah Garis Kesejahteraan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3","name":"Dyah Marwatri Nugrahani","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dyah Marwatri Nugrahani"},"description":"A journalist in www.vibizmedia.com","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404614"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101059"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=404614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":404616,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/404614\/revisions\/404616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/404615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=404614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=404614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=404614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}