{"id":409541,"date":"2026-03-10T17:42:13","date_gmt":"2026-03-10T10:42:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=409541"},"modified":"2026-03-10T17:42:13","modified_gmt":"2026-03-10T10:42:13","slug":"lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/","title":{"rendered":"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah memutuskan untuk menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum terlibat aktif di media sosial yang memiliki dinamika kompleks.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUsia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun. Ini bukan keputusan sepihak pemerintah, melainkan hasil diskusi panjang dengan para psikolog, pakar tumbuh kembang anak, serta berbagai penelitian mengenai dampak media sosial terhadap perkembangan anak,\u201d ujar Meutya dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9\/3\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meutya menjelaskan bahwa pemerintah menerima banyak masukan dari masyarakat terkait meningkatnya risiko penggunaan media sosial pada anak. Risiko tersebut meliputi kecanduan digital, paparan konten negatif, perundungan siber, hingga penipuan daring yang kerap menyasar pengguna usia muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPemerintah hadir agar orang tua tidak harus menghadapi tantangan algoritma digital sendirian,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menyoroti perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang semakin memperbesar tantangan di ruang digital. Teknologi ini memungkinkan manipulasi konten yang semakin sulit dibedakan dari informasi asli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan perkembangan AI, konten digital akan semakin sulit dibedakan antara yang asli dan yang dimanipulasi. Anak-anak tentu akan semakin kesulitan memilah mana informasi yang benar dan mana yang tidak,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kebijakan \u201cTunggu Anak Siap\u201d, pemerintah menekankan bahwa pemberian akses penuh ke media sosial sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kesiapan anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dukungan dari Dunia Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Najeela Shihab, menilai kebijakan yang tertuang dalam PP Tunas merupakan langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di era digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, regulasi tersebut lahir melalui proses panjang yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari peneliti, pemerhati pendidikan, hingga komunitas yang bergerak di bidang perlindungan anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang diatur bukan penggunaan teknologi secara keseluruhan. Anak-anak tetap dapat memanfaatkan internet untuk belajar maupun berkreasi. Yang dibatasi adalah platform yang memiliki risiko tinggi seperti media sosial atau permainan daring tertentu,\u201d kata Najeela.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan dapat berdampak pada meningkatnya kecanduan gawai, kekerasan daring, hingga menurunnya konsentrasi belajar pada anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suara dari Kalangan Pelajar<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang siswa SMAN 3 Jakarta, Yasser Baihaqi Balny, menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, banyak pelajar seusianya mulai terpapar konten yang tidak sesuai saat menggunakan media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKadang muncul juga konten yang sebenarnya tidak pantas dilihat oleh anak di bawah 16 tahun. Jadi menurut saya aturan ini memang perlu diterapkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yasser menilai kebijakan tersebut bukan untuk membatasi kebebasan anak, melainkan bentuk perlindungan agar generasi muda dapat menggunakan teknologi secara lebih sehat dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau melihat pengalaman pribadi dan teman-teman di sekitar saya, aturan ini sebenarnya sangat positif,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas, sekitar 500 pelajar tingkat SMP hingga SMA hadir untuk berdiskusi mengenai keamanan digital serta penggunaan teknologi secara sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan tersebut, Menkomdigi juga mengajak para pelajar untuk menjadi \u201cDuta Tunas\u201d di sekolah maupun lingkungan keluarga, guna menyebarkan pesan penggunaan teknologi secara bijak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turut mendampingi Menkomdigi dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah memutuskan untuk menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101059,"featured_media":409542,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[1],"tags":[33994],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah memutuskan untuk menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-10T10:42:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pptunas_menkomdigi-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dyah Marwatri Nugrahani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pptunas_menkomdigi-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pptunas_menkomdigi-1.jpeg\",\"width\":800,\"height\":600,\"caption\":\"Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berinteraksi dengan anak-anak peserta kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9\/3\/2026). Dalam kesempatan tersebut, Meutya menegaskan bahwa PP Tunas tidak bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum mengakses ruang media sosial yang kompleks. (Foto: Indonesia.go.id)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/\",\"name\":\"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-03-10T10:42:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-10T10:42:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\",\"name\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\"},\"description\":\"A journalist in www.vibizmedia.com\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Jakarta) Pemerintah memutuskan untuk menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2026-03-10T10:42:13+00:00","og_image":[{"width":800,"height":600,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pptunas_menkomdigi-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dyah Marwatri Nugrahani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pptunas_menkomdigi-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pptunas_menkomdigi-1.jpeg","width":800,"height":600,"caption":"Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berinteraksi dengan anak-anak peserta kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9\/3\/2026). Dalam kesempatan tersebut, Meutya menegaskan bahwa PP Tunas tidak bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum mengakses ruang media sosial yang kompleks. (Foto: Indonesia.go.id)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/","name":"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-03-10T10:42:13+00:00","dateModified":"2026-03-10T10:42:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/03\/10\/lindungi-anak-di-ruang-digital-pemerintah-batasi-akses-medsos-hingga-usia-16-tahun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lindungi Anak di Ruang Digital, Pemerintah Batasi Akses Medsos hingga Usia 16 Tahun"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3","name":"Dyah Marwatri Nugrahani","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dyah Marwatri Nugrahani"},"description":"A journalist in www.vibizmedia.com","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409541"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101059"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=409541"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409541\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":409543,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/409541\/revisions\/409543"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/409542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=409541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=409541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=409541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}