{"id":411028,"date":"2026-04-24T16:36:41","date_gmt":"2026-04-24T09:36:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=411028"},"modified":"2026-04-25T08:51:51","modified_gmt":"2026-04-25T01:51:51","slug":"dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/","title":{"rendered":"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing"},"content":{"rendered":"<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">(Vibizmedia &#8211; Gaya Hidup) Fenomena di Eropa seperti yang terlihat di beberapa negara, Belgia, Prancis, dan Belanda mewakili kebanyakan negara Eropa umum nya. Jalanan berbatu di Brussels, kafe-kafe artistik di Paris, hingga kanal-kanal ikonik di Amsterdam, anjing bukan hanya hewan peliharaan. Mereka adalah warga negara kelas empat (setelah pria, wanita, dan anak-anak) yang memiliki hak sosial hampir setara dengan manusia.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Mari kita lihat bagaimana Belgia, Prancis, dan Belanda mendefinisikan ulang hubungan antara manusia dan anjing.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"UZ-CYR\">Prancis: &#8220;Le Chien&#8221; sebagai Tamu Kehormatan<\/span><\/b><\/h3>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Jika makan di restoran di Paris, jangan terkejut jika melihat seekor Terrier duduk manis di bawah meja makan mewah. Di Prancis, anjing adalah bagian dari etiket sosial.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Prancis adalah pelopor dunia dalam hal aksesibilitas hewan. Anjing diizinkan masuk ke banyak restoran, butik mode, hingga hotel tanpa banyak tanya. Pelayan sering kali menyajikan air untuk anjing bahkan sebelum Anda memesan kopi.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Meskipun Paris adalah kota yang padat, warga lokal sangat rajin membawa anjing mereka ke <b><i>Jardin des Tuileries<\/i><\/b>\u00a0atau sekadar berjalan santai di tepi Sungai Seine. Bagi orang Prancis, anjing yang berkelakuan baik adalah cerminan dari didikan pemiliknya yang elegan.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"UZ-CYR\">Belanda: Revolusi Kesejahteraan Tanpa Anjing Terlantar<\/span><\/b><\/h3>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Belanda mencatatkan sejarah sebagai negara pertama di dunia yang <i>bebas dari anjing jalanan<\/i>. Ini bukan karena pembersihan paksa, melainkan sistem sosial yang sangat maju.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Pemandangan paling unik di Belanda adalah melihat anjing besar seperti Golden Retriever\u00a0duduk dengan tenang di dalam bak sepeda saat pemiliknya mengayuh menembus angin Amsterdam. Sepeda adalah moda transportasi utama bagi manusia dan anjing.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Pemerintah Belanda memberlakukan pajak anjing <i>(hondenbelasting)<\/i> di banyak wilayah, namun dana tersebut kembali ke fasilitas publik seperti taman anjing dan penyediaan kantong limbah gratis.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Di Belanda, menelantarkan hewan bukan hanya tabu secara sosial, tetapi juga merupakan tindak kriminal serius dengan denda mencapai puluhan ribu Euro.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"UZ-CYR\">Belgia: Keseimbangan antara Aturan dan Kasih Sayang<\/span><\/b><\/h3>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Di Belgia, memelihara anjing adalah tentang tanggung jawab yang terstruktur. Warga Belgia sangat menghargai privasi dan ketertiban, dan ini tercermin dalam cara mereka merawat anjing.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Sangat umum bagi pemilik anjing di Belgia untuk mendaftarkan peliharaan mereka ke sekolah pelatihan <i>(Hondenschool)<\/i>. Itulah sebabnya anjing-anjing di Belgia jarang menggonggong sembarangan atau agresif di tempat umum.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Warga Belgia gemar membawa anjing mereka menjelajahi hutan Ardennes di akhir pekan. Hubungan mereka dengan anjing sangat aktif secara fisik; anjing dianggap sebagai teman berpetualang yang setara.<\/span><\/p>\n<h3 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"UZ-CYR\">Perbandingan Gaya Hidup<\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bicara mengenai perlakuan kepada hewan peliharaan di restoran maka di Prancis sangat terbuka, sementara di Belanda juga sama tapi dilengkapi dengan ijin. Sedangkan di Belgia ijin membawa anjing cukup terbuka di area outdoor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk moda transportasi, di Prancis bisa membawa hewan peliharaan di metro dan kereta api. Di Belanda diijinkan membawa anjing menggunakan sepeda bak dan trem. Sementara di Belgia untuk membawa anjing peliharaan harus menggunakan mobil dan berjalan kaki.<\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Bagi orang Prancis anjing peliharaan diprioritaska dalam hal estetika dan kehadiran sosial. Sedangkan di Belanda diprioritaskan memperoleh perlindungan dan hak hukum. Sementara di Belgia diprioritaskan dalam hal kedisiplinan dan pelatihan. <\/span><\/p>\n<h3 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"UZ-CYR\">Mengapa Mereka Begitu Peduli?<\/span><\/b><\/h3>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Secara psikologis, orang Eropa Barat memandang anjing sebagai <i>Unconditional Companion <\/i>(sahabat tanpa syarat). Di tengah kesibukan masyarakat modern yang cenderung individualis, kehadiran anjing memberikan koneksi emosional yang tulus.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Bagi mereka, menghabiskan uang untuk asuransi kesehatan hewan yang mahal atau membawa anjing berlibur ke luar negeri bukan dianggap sebagai pemborosan, melainkan investasi untuk kebahagiaan keluarga.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"UZ-CYR\">Di ketiga negara ini, adalah hal yang sangat tidak sopan (bahkan bisa ditegur orang asing) jika Anda tidak memungut kotoran anjing Anda di jalan. Kebersihan ruang publik adalah kontrak sosial yang dijunjung tinggi.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_411032\" aria-describedby=\"caption-attachment-411032\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-411032\" src=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989.jpg 720w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989-169x300.jpg 169w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989-576x1024.jpg 576w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989-696x1237.jpg 696w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793989-236x420.jpg 236w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-411032\" class=\"wp-caption-text\">Seorang membawa anjing kesayangan dalam perjalanan kereta dari Belgia menuju ke Luxembourg (Foto: Herwin Nugroho)<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Gaya Hidup) Fenomena di Eropa seperti yang terlihat di beberapa negara, Belgia, Prancis, dan Belanda mewakili kebanyakan negara Eropa umum nya. Jalanan berbatu di Brussels, kafe-kafe artistik di Paris, hingga kanal-kanal ikonik di Amsterdam, anjing bukan hanya hewan peliharaan. Mereka adalah warga negara kelas empat (setelah pria, wanita, dan anak-anak) yang memiliki hak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101103,"featured_media":411029,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[182,8873],"tags":[34186],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Gaya Hidup) Fenomena di Eropa seperti yang terlihat di beberapa negara, Belgia, Prancis, dan Belanda mewakili kebanyakan negara Eropa umum nya. Jalanan berbatu di Brussels, kafe-kafe artistik di Paris, hingga kanal-kanal ikonik di Amsterdam, anjing bukan hanya hewan peliharaan. Mereka adalah warga negara kelas empat (setelah pria, wanita, dan anak-anak) yang memiliki hak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-24T09:36:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-25T01:51:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793997.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dorthy Rosalita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793997.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793997.jpg\",\"width\":1280,\"height\":576,\"caption\":\"Nampak masyarakat membawa anjing kesayangan saat berjalan-jalan di jalanan umum di Prancis (Foto: Herwin Nugroho)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/\",\"name\":\"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-04-24T09:36:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-25T01:51:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780\",\"name\":\"Dorthy Rosalita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dorthy Rosalita\"},\"description\":\"Journalist at Vibizmedia.com\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/lily-dorthy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Gaya Hidup) Fenomena di Eropa seperti yang terlihat di beberapa negara, Belgia, Prancis, dan Belanda mewakili kebanyakan negara Eropa umum nya. Jalanan berbatu di Brussels, kafe-kafe artistik di Paris, hingga kanal-kanal ikonik di Amsterdam, anjing bukan hanya hewan peliharaan. Mereka adalah warga negara kelas empat (setelah pria, wanita, dan anak-anak) yang memiliki hak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2026-04-24T09:36:41+00:00","article_modified_time":"2026-04-25T01:51:51+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":576,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793997.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dorthy Rosalita","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793997.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6287271770305793997.jpg","width":1280,"height":576,"caption":"Nampak masyarakat membawa anjing kesayangan saat berjalan-jalan di jalanan umum di Prancis (Foto: Herwin Nugroho)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/","name":"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-04-24T09:36:41+00:00","dateModified":"2026-04-25T01:51:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/04\/24\/dari-peliharaan-ke-sahabat-gaya-hidup-orang-eropa-dan-anjing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Peliharaan ke Sahabat: Gaya Hidup Orang Eropa dan Anjing"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780","name":"Dorthy Rosalita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dorthy Rosalita"},"description":"Journalist at Vibizmedia.com","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/lily-dorthy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411028"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=411028"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":411047,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411028\/revisions\/411047"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/411029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=411028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=411028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=411028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}