{"id":412643,"date":"2026-06-04T13:15:26","date_gmt":"2026-06-04T06:15:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=412643"},"modified":"2026-06-04T13:37:00","modified_gmt":"2026-06-04T06:37:00","slug":"perawatan-lansia-di-berbagai-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/","title":{"rendered":"Perawatan Lansia di Berbagai Negara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana Berbagai Pemerintah Memberikan Fasilitas bagi Warga Lanjut Usia<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Vibizmedia &#8211; Kolom) Populasi dunia menua dengan cepat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 2,1 miliar pada tahun 2050 \u2014 dua kali lipat dibandingkan tahun 2020. Di tengah perubahan demografis yang dramatis ini, banyak pemerintah telah membangun sistem perawatan lansia yang komprehensif, mulai dari tunjangan finansial, layanan kesehatan gratis, hingga fasilitas tempat tinggal bersubsidi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita akan mengupas sistem tersebut secara mendalam, dengan data terkini dari berbagai sumber resmi, dan membandingkannya secara langsung dengan kondisi nyata di Indonesia.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Gambaran Demografis Global: Seberapa Cepat Dunia Menua?<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum masuk ke kebijakan masing-masing negara, penting untuk melihat seberapa serius pergeseran demografis ini terjadi secara global:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screen-Shot-2026-06-04-at-12.52.19.png\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-412644\" src=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screen-Shot-2026-06-04-at-12.52.19.png\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"296\" srcset=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screen-Shot-2026-06-04-at-12.52.19.png 647w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screen-Shot-2026-06-04-at-12.52.19-300x137.png 300w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indonesia kini menjadi negara dengan populasi lansia terbesar di Asia Tenggara. Dalam satu dekade terakhir (2015\u20132024), persentase lansia meningkat hampir 4 persen. Pada 2045 \u2014 tepat saat Indonesia berusia 100 tahun \u2014 diproyeksikan 1 dari setiap 5 penduduk Indonesia adalah lansia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">1. Jepang: Pelopor Asuransi Perawatan Jangka Panjang<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jepang adalah negara dengan populasi tertua di dunia. Lebih dari 30% penduduknya berusia di atas 65 tahun, dan negara ini menghabiskan 10,6% dari PDB untuk layanan kesehatan \u2014 jauh di atas rata-rata OECD sebesar 9,3%. Jepang juga memiliki 6,8 pekerja perawatan lansia per 100 orang usia 65+, melampaui rata-rata OECD (5,0).<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Sistem Utama: Kaigo Hoken (\u4ecb\u8b77\u4fdd\u967a)<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diberlakukan sejak tahun 2000, asuransi perawatan jangka panjang ini bersifat wajib bagi semua warga usia 40 tahun ke atas. Iuran dipotong langsung dari gaji. Pemerintah menanggung 90% biaya layanan; pengguna hanya membayar 10%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika mencapai usia 65 tahun dan membutuhkan perawatan, seseorang berhak atas: perawatan di rumah oleh profesional terlatih: kunjungan harian, bantuan mandi, makan, dan mobilitas, day care center (tsusho kaigo): terapi fisik, stimulasi kognitif, makan siang, kegiatan sosial, panti jompo bersubsidi (tokubetsu yogo rojin homu): biaya disesuaikan penghasilan, renovasi rumah gratis: pemasangan pegangan tangan, ramp, toilet duduk, juga penyewaan alat bantu bersubsidi: kursi roda, tempat tidur khusus, alat angkat tubuh<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">2. Jerman: Solidaritas Sosial Berlapis<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jerman mengalokasikan anggaran kesehatan dan pensiun yang 1,5\u20132 poin persentase PDB lebih tinggi dibandingkan median negara OECD maju. Lansia dikategorikan ke dalam 5 tingkat kebutuhan (Pflegegrad 1\u20135):<\/p>\n<table width=\"451\">\n<thead>\n<tr>\n<td width=\"75\"><strong>Tingkat<\/strong><\/td>\n<td width=\"110\"><strong>Kondisi<\/strong><\/td>\n<td width=\"100\"><strong>Tunjangan Tunai (Keluarga)<\/strong><\/td>\n<td width=\"116\"><strong>Nilai Layanan Profesional<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"75\">Pflegegrad 1<\/td>\n<td width=\"110\">Butuh sedikit bantuan<\/td>\n<td width=\"100\">\u20ac125\/bulan<\/td>\n<td width=\"116\">\u20ac125\/bulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Pflegegrad 2<\/td>\n<td width=\"110\">Ketergantungan ringan<\/td>\n<td width=\"100\">\u20ac316\/bulan<\/td>\n<td width=\"116\">\u20ac724\/bulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Pflegegrad 3<\/td>\n<td width=\"110\">Ketergantungan sedang<\/td>\n<td width=\"100\">\u20ac545\/bulan<\/td>\n<td width=\"116\">\u20ac1.363\/bulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Pflegegrad 4<\/td>\n<td width=\"110\">Ketergantungan berat<\/td>\n<td width=\"100\">\u20ac728\/bulan<\/td>\n<td width=\"116\">\u20ac1.693\/bulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Pflegegrad 5<\/td>\n<td width=\"110\">Ketergantungan total<\/td>\n<td width=\"100\">\u20ac901\/bulan<\/td>\n<td width=\"116\">\u20ac2.095\/bulan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keunikan sistem Jerman adalah pilihan bebas bagi keluarga: apakah lansia ingin dirawat oleh profesional (menerima layanan langsung) atau dirawat oleh anggota keluarga (menerima tunjangan tunai sebagai kompensasi). Pendekatan ini menghargai peran keluarga sekaligus memberdayakannya secara ekonomi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">3. Swedia dan Negara-negara Nordik: Negara Hadir Sepenuhnya<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Swedia mengalokasikan 27,8% dari PDB untuk perlindungan sosial pada 2024, dengan kategori terbesar (46%) adalah manfaat hari tua. Khusus untuk perawatan lansia, Swedia menghabiskan sekitar 2,5\u20132,7% PDB setiap tahunnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Apa yang Didapatkan Lansia Swedia?<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perawatan lansia di Swedia adalah tanggung jawab penuh pemerintah daerah (kommuner). Semua warga berhak mendapatkan: perawatan di rumah sepenuhnya gratis (hemtjanst): bantuan mandi, memasak, berbelanja, dan membersihkan rumah, Perumahan khusus lansia (aldreboende): staf penuh waktu 24 jam, biaya disesuaikan pendapatan, teknologi bantu: alarm darurat, sensor gerak, telemedisin, dan transportasi bersubsidi ke klinik dan pusat kegiatan sosial<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Denmark, pemerintah menerapkan program &#8216;kunjungan pencegahan&#8217; \u2014 tenaga kesehatan secara rutin mengunjungi semua warga berusia 75 tahun ke atas, bahkan yang masih sehat, untuk mendeteksi masalah dini dan mencegah isolasi sosial. Di Finlandia, pengeluaran untuk perawatan jangka panjang lansia mencapai sekitar 2,1% dari PDB, dengan lebih dari 90.000 lansia menerima layanan perawatan di rumah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">4. Belanda: Inovasi &#8216;Desa Lansia&#8217; dan Model Komunitas<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belanda memiliki sistem asuransi perawatan jangka panjang (Wet langdurige zorg\/Wlz) yang menanggung biaya penuh bagi lansia dengan kebutuhan intensif. Namun inovasi terbesarnya ada pada konsep perawatan itu sendiri.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Desa Hogeweyk \u2014 Revolusi Perawatan Demensia<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Didirikan tahun 2009 di Weesp, Hogeweyk adalah komunitas tertutup berpenghuni 152 penderita demensia tingkat lanjut. Di dalamnya terdapat toko, bioskop, restoran, salon rambut, dan taman \u2014 semuanya nyata dan berfungsi. Seluruh staf berperan sebagai teman, bukan perawat, dan berpakaian kasual. Konsep ini secara dramatis mengurangi stres, agresi, dan konsumsi obat penenang dibandingkan panti jompo konvensional, dan kini diadopsi oleh puluhan negara lain.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Model Buurtzorg \u2014 Perawatan Tanpa Birokrasi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program Buurtzorg (&#8216;perawatan lingkungan&#8217;) menggunakan tim kecil (10\u201312 orang) perawat mandiri yang melayani sekitar 40\u201360 klien lansia di satu kawasan tempat tinggal. Tanpa manajer menengah, tanpa birokrasi rumit. Model ini terbukti 40% lebih hemat biaya dibandingkan model konvensional dan kini diadopsi di lebih dari 25 negara.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">5. Korea Selatan: Berkembang Pesat dengan Teknologi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korea Selatan memperkenalkan Asuransi Perawatan Jangka Panjang Lansia pada 2008 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu sistem paling modern di Asia. Iuran sebesar 0,9% dari premi asuransi kesehatan dibayar wajib oleh seluruh peserta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manfaatnya meliputi: panti jompo bersubsidi dengan standar fasilitas yang diatur ketat, layanan kunjungan rumah komprehensif: perawatan fisik, terapi wicara, terapi okupasi, day care lansia tersebar hingga kota-kota kecil dan desa, tunjangan tunai bagi keluarga perawat informal, dan robot pendamping lansia dan sistem sensor rumah bersubsidi pemerintah<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">6. Singapura: Subsidi Masif Berbasis Generasi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Singapura menerapkan pendekatan berlapis yang menggabungkan asuransi wajib, subsidi pemerintah langsung, dan dorongan peran keluarga.<\/p>\n<table width=\"451\">\n<thead>\n<tr>\n<td width=\"150\"><strong>Program<\/strong><\/td>\n<td width=\"301\"><strong>Manfaat<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"150\">CareShield Life<\/td>\n<td width=\"301\">Pembayaran bulanan seumur hidup mulai S$600\/bulan bagi lansia dengan ketidakmampuan parah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Pioneer Generation Package<\/td>\n<td width=\"301\">Diskon besar di klinik dan RS pemerintah, subsidi obat, pengurangan premi asuransi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Silver Support Scheme<\/td>\n<td width=\"301\">Tunjangan tunai triwulanan S$180\u2013S$360 bagi lansia berpenghasilan rendah (2024)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">CHAS<\/td>\n<td width=\"301\">Subsidi berobat ke klinik swasta untuk lansia dan keluarga berpenghasilan rendah-menengah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Home Improvement Programme<\/td>\n<td width=\"301\">Bantuan renovasi rumah untuk fasilitas ramah lansia<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">7. Inggris: NHS dan Jaring Pengaman Sosial<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">National Health Service (NHS) menanggung seluruh biaya perawatan kesehatan \u2014 rawat inap, operasi, konsultasi spesialis \u2014 secara gratis bagi semua warga pada titik layanan. Ini berlaku penuh untuk lansia.<\/p>\n<table width=\"451\">\n<thead>\n<tr>\n<td width=\"200\"><strong>Program<\/strong><\/td>\n<td width=\"251\"><strong>Nilai Manfaat (2024\/25)<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"200\">State Pension<\/td>\n<td width=\"251\">\u00a3221,20 per minggu<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"200\">Attendance Allowance<\/td>\n<td width=\"251\">\u00a372,65\u2013\u00a3108,55 per minggu (bebas pajak)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"200\">Winter Fuel Payment<\/td>\n<td width=\"251\">\u00a3200\u2013\u00a3300 per tahun untuk tagihan pemanas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"200\">Bus Pass<\/td>\n<td width=\"251\">Gratis di seluruh Inggris bagi semua warga usia pensiun<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"200\">Perawatan Sosial<\/td>\n<td width=\"251\">Disubsidi penuh bagi yang tidak mampu membayar (means-tested)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">8. Australia: Sistem Terpadu My Aged Care<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Australia menyediakan portal My Aged Care sebagai pintu masuk tunggal ke semua layanan lansia bersubsidi.<\/p>\n<table width=\"451\">\n<thead>\n<tr>\n<td width=\"75\"><strong>Level<\/strong><\/td>\n<td width=\"200\"><strong>Kondisi<\/strong><\/td>\n<td width=\"176\"><strong>Nilai Subsidi Pemerintah\/Tahun (2024)<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"75\">Level 1<\/td>\n<td width=\"200\">Kebutuhan dasar<\/td>\n<td width=\"176\">~A$9.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Level 2<\/td>\n<td width=\"200\">Kebutuhan rendah<\/td>\n<td width=\"176\">~A$16.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Level 3<\/td>\n<td width=\"200\">Kebutuhan menengah<\/td>\n<td width=\"176\">~A$36.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"75\">Level 4<\/td>\n<td width=\"200\">Kebutuhan tinggi<\/td>\n<td width=\"176\">~A$55.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Age Pension: A$1.144,40 per dua minggu (pasangan) atau A$767,40 (lajang) bagi warga berusia 67+ yang memenuhi syarat aset dan pendapatan. Residential Aged Care tersedia dengan standar yang diawasi Aged Care Quality and Safety Commission.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">9. Kanada: Sistem Terdistribusi dengan Jaminan Federal<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kanada tidak memiliki satu sistem nasional yang seragam \u2014 setiap provinsi mengelola programnya sendiri \u2014 namun pemerintah federal menyediakan dana dan standar minimum, seperti : Canada Pension Plan (CPP): rata-rata C$758\/bulan (2024), maksimum C$1.364\/bulan, Old Age Security (OAS): C$698\/bulan bagi semua warga usia 65+ yang memenuhi syarat residensi, Guaranteed Income Supplement (GIS): tambahan hingga C$1.065\/bulan bagi lansia berpenghasilan sangat rendah,\u00a0 \u00a0medicare: layanan dokter dan rumah sakit gratis untuk semua warga, dan home care programs: kunjungan perawat, terapis, dan bantuan rumah tangga bersubsidi.<\/p>\n<h1>Apa yang Perlu Indonesia Lakukan?<\/h1>\n<p>Pemerintah Indonesia sebenarnya tidak berdiam diri. Peraturan Presiden No. 88 Tahun 2021 tentang kesejahteraan lansia menjadi landasan hukum yang kuat. Pada 2023\u20132024, uji coba perawatan terpadu berbasis komunitas mulai dijalankan. RPJMN 2025\u20132029 pun menetapkan mobilitas penduduk lansia sebagai prioritas nasional.<\/p>\n<p>Namun kesenjangan antara kebijakan dan implementasi masih sangat lebar. Berikut langkah-langkah konkret yang mendesak:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Membangun Sistem Asuransi Perawatan Jangka Panjang yang Mandiri<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Jepang dan Korea Selatan memulai sistem serupa saat struktur demografisnya mirip dengan Indonesia saat ini. Menunggu hingga krisis terjadi akan jauh lebih mahal. Iuran kecil yang dimulai dari sekarang dapat membangun dana besar untuk 10\u201320 tahun ke depan.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Memperluas Tunjangan Lansia Secara Signifikan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Bantuan Rp 200.000 per bulan jauh dari cukup. Sebagai perbandingan, Singapura memberikan S$180\u2013360 per kuartal bagi lansia paling rentan; Jerman hingga \u20ac901 per bulan. Indonesia perlu meningkatkan nilai bantuan sekaligus memperluas cakupan penerima.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Berinvestasi Massif dalam Infrastruktur Geriatri<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Hanya 11% rumah sakit yang memiliki layanan geriatri terpadu adalah angka yang sangat rendah untuk negara dengan 34 juta lansia. Pelatihan dokter dan perawat geriatri, serta pengembangan Posyandu Lansia dengan kemampuan kunjungan rumah, harus menjadi prioritas anggaran.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Mengadopsi Model Perawatan Berbasis Komunitas<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Mengingat budaya Indonesia yang kuat dalam merawat orang tua di rumah, model tunjangan tunai bagi keluarga perawat (seperti di Jerman) jauh lebih efisien daripada membangun ribuan panti jompo. Program Buurtzorg dari Belanda juga sangat relevan untuk konteks Indonesia yang luas secara geografis.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>Memperbaiki Sistem Data dan Integrasi Antar Program<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Salah sasaran bantuan sosial terjadi karena data tidak sinkron antar kementerian. Integrasi DTKS, data BPJS, dan data kependudukan adalah prasyarat agar setiap rupiah anggaran benar-benar sampai kepada yang berhak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Tidak ada sistem perawatan lansia yang sempurna. Jepang bergulat dengan kekurangan tenaga perawat. Swedia menghadapi tekanan biaya yang terus meningkat. Jerman berdebat soal keberlanjutan finansial sistemnya. Namun apa yang membedakan negara-negara tersebut dari Indonesia adalah komitmen sistemik \u2014 bukan program yang tambal sulam, melainkan arsitektur yang koheren, didanai secara konsisten, dan dijalankan dengan standar yang terukur.<\/p>\n<p>Indonesia memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum gelombang demografis benar-benar menghantam. Tapi jendela waktu itu tidak akan terbuka selamanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana Berbagai Pemerintah Memberikan Fasilitas bagi Warga Lanjut Usia (Vibizmedia &#8211; Kolom) Populasi dunia menua dengan cepat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 2,1 miliar pada tahun 2050 \u2014 dua kali lipat dibandingkan tahun 2020. Di tengah perubahan demografis yang dramatis ini, banyak pemerintah telah membangun sistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101059,"featured_media":412648,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[194],"tags":[],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perawatan Lansia di Berbagai Negara - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana Berbagai Pemerintah Memberikan Fasilitas bagi Warga Lanjut Usia (Vibizmedia &#8211; Kolom) Populasi dunia menua dengan cepat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 2,1 miliar pada tahun 2050 \u2014 dua kali lipat dibandingkan tahun 2020. Di tengah perubahan demografis yang dramatis ini, banyak pemerintah telah membangun sistem [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-04T06:15:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-04T06:37:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sarah-louise-kinsella-DBl3w52lOv0-unsplash-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"603\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dyah Marwatri Nugrahani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sarah-louise-kinsella-DBl3w52lOv0-unsplash-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sarah-louise-kinsella-DBl3w52lOv0-unsplash-1.jpg\",\"width\":900,\"height\":603,\"caption\":\"Seorang lansia ( Foto: Sarah Louise Kinsella)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/\",\"name\":\"Perawatan Lansia di Berbagai Negara - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-06-04T06:15:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-04T06:37:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perawatan Lansia di Berbagai Negara\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\",\"name\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\"},\"description\":\"A journalist in www.vibizmedia.com\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perawatan Lansia di Berbagai Negara - Vibizmedia.com","og_description":"Bagaimana Berbagai Pemerintah Memberikan Fasilitas bagi Warga Lanjut Usia (Vibizmedia &#8211; Kolom) Populasi dunia menua dengan cepat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 2,1 miliar pada tahun 2050 \u2014 dua kali lipat dibandingkan tahun 2020. Di tengah perubahan demografis yang dramatis ini, banyak pemerintah telah membangun sistem [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2026-06-04T06:15:26+00:00","article_modified_time":"2026-06-04T06:37:00+00:00","og_image":[{"width":900,"height":603,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sarah-louise-kinsella-DBl3w52lOv0-unsplash-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dyah Marwatri Nugrahani","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sarah-louise-kinsella-DBl3w52lOv0-unsplash-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sarah-louise-kinsella-DBl3w52lOv0-unsplash-1.jpg","width":900,"height":603,"caption":"Seorang lansia ( Foto: Sarah Louise Kinsella)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/","name":"Perawatan Lansia di Berbagai Negara - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-06-04T06:15:26+00:00","dateModified":"2026-06-04T06:37:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/04\/perawatan-lansia-di-berbagai-negara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perawatan Lansia di Berbagai Negara"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3","name":"Dyah Marwatri Nugrahani","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dyah Marwatri Nugrahani"},"description":"A journalist in www.vibizmedia.com","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/412643"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101059"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=412643"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/412643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":412655,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/412643\/revisions\/412655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/412648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=412643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=412643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=412643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}