{"id":413610,"date":"2026-06-24T15:23:53","date_gmt":"2026-06-24T08:23:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=413610"},"modified":"2026-06-24T15:23:53","modified_gmt":"2026-06-24T08:23:53","slug":"seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/","title":{"rendered":"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa  Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda"},"content":{"rendered":"<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">(Vibizmedia &#8211; Denyut Dunia) Jika Anda berkunjung ke kota-kota seperti Amsterdam, Utrecht, Gent, atau Antwerpen, ada satu pemandangan harian yang selalu berhasil memukau mata: lautan manusia yang mengayuh sepeda. Mulai dari anak sekolah, eksekutif muda berjas necis, ibu-ibu yang membawa belanjaan, hingga lansia, semuanya bergerak harmonis di atas roda dua.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Di Belanda (<i>Netherlands<\/i>) dan Belgia, sepeda bukan lagi sekadar alat olahraga atau rekreasi di akhir pekan, tetapi sudah menjadi seperti\u00a0 bagian dari kehidupan dan budaya kolektif yang mengakar kuat. <\/span><\/p>\n<h4 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\"><strong>Mengapa masyarakat di kedua negara bertetangga ini begitu fanatik dengan sepeda?<\/strong> <\/span><\/h4>\n<h4 class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"EN\">Faktor Geografis yang Memanjakan Pedal<\/span><\/b><\/h4>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Salah satu alasan paling mendasar mengapa budaya ini tumbuh subur adalah topografi alamnya. Wilayah Belanda dan sebagian besar Belgia (khususnya kawasan Flanders di utara) terkenal sangat datar\u2014bahkan Belanda sering dijuluki <i>Low Countries<\/i>.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Tanpa adanya perbukitan terjal yang menguras tenaga, bersepeda di sini tidak terasa seperti siksaan fisik yang membuat mandi keringat. Jarak 5 hingga 10 kilometer dapat ditempuh dengan santai dan nyaman, menjadikan sepeda sebagai pilihan paling logis untuk mobilitas harian.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Infrastruktur yang Menempatkan Sepeda sebagai &#8220;Raja&#8221;<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><span lang=\"EN\">Orang Belanda dan Belgia senang bersepeda karena mereka merasa aman dan dihargai. Pemerintah di kedua negara ini tidak setengah-setengah dalam membangun fasilitas:<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Jalur Khusus ( Fietspad )<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Jalur sepeda di sana bukan sekadar marka jalan di tepi jalur mobil. Jalur tersebut dibangun terpisah secara fisik, memiliki lampu lalu lintas sendiri, dan dirancang dengan aspal halus yang sangat nyaman.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Hukum yang Melindungi<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Di jalanan, ada hierarki tidak tertulis yang menempatkan pesepeda di posisi atas. Pengemudi mobil sangat menghormati pesepeda, karena hukum di sana akan meminta pertanggungjawaban yang besar pada kendaraan bermotor jika terjadi insiden.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Kantong Parkir Raksasa<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Stasiun-stasiun kereta utama menyediakan fasilitas parkir sepeda bawah tanah yang mampu menampung belasan ribu sepeda, memudahkan konsep komuting terintegrasi (sepeda &#8211; kereta &#8211; sepeda).<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Filosofi Hidup Praktis dan Efisiensi Waktu<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><\/b><span lang=\"EN\">Masyarakat Eropa Barat sangat menghargai waktu dan efisiensi. Di pusat kota yang padat, mengendarai mobil sering kali menjadi pilihan yang melelahkan karena macet dan sulitnya mencari tempat parkir yang tarifnya mencekik kantong.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Bersepeda menawarkan kebebasan. Anda bisa berangkat kapan saja, lewat jalan tikus yang indah, dan parkir tepat di depan pintu tujuan Anda. Bersepeda adalah cara paling mandiri untuk berpindah dari satu poin ke poin lain tanpa ketergantungan pada jadwal atau bahan bakar.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Konsep Gezellig dan Kesehatan Mental<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><\/b><span lang=\"EN\">Bagi orang Belanda dan Belgia, bersepeda adalah momen untuk melepas penat atau yang sering disebut dengan mencari suasana <i>gezellig<\/i> (nyaman dan hangat).<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Alih-alih stres terjebak macet di dalam kotak besi (mobil), mengayuh sepeda di sepanjang tepi kanal atau jalur hijau memberikan kesempatan untuk menghirup udara segar, merasakan embusan angin, dan menyapa tetangga. Ini adalah bentuk olahraga ringan pra dan pasca-kerja yang terbukti sangat baik untuk menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan harian.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><b><span lang=\"EN\">Warisan Budaya yang Diturunkan Sejak Dini<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><b><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><\/b><span lang=\"EN\">Kecintaan ini tidak tumbuh dalam semalam. Anak-anak di Belanda dan Belgia sudah mengenal sepeda sejak bayi. Mereka awalnya duduk di dalam <i>bakfiets<\/i> (sepeda kargo khusus) yang dikayuh orang tua mereka, sebelum akhirnya belajar keseimbangan dan berangkat sekolah sendiri dengan sepeda sejak usia sekolah dasar.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Bersepeda melambangkan kedewasaan dan kemandirian pertama bagi anak-anak di sana. Karena semua lapisan masyarakat melakukannya\u2014bahkan hingga level menteri dan keluarga kerajaan\u2014bersepeda menjadi sebuah simbol kesetaraan sosial yang indah.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">\u00a0<\/span><span lang=\"EN\">Pada akhirnya, kegemaran orang Belanda dan Belgia dalam bersepeda adalah buah manis dari sinergi antara alam yang mendukung, komitmen pemerintah yang visioner, serta kesadaran masyarakat akan gaya hidup yang sehat.<\/span><\/p>\n<p class=\"normal\" style=\"text-align: justify;\"><span lang=\"EN\">Sepeda bagi mereka bukan sekadar tentang berpindah tempat, melainkan tentang bagaimana menikmati perjalanan hidup dengan tempo yang lebih manusiawi dan ramah lingkungan. Sebuah filosofi sederhana yang selalu berhasil membuat siapa pun yang pernah merasakannya menjadi rindu untuk kembali mengayuh pedal di sana.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_413614\" aria-describedby=\"caption-attachment-413614\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-413614\" src=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2.jpg 960w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2-225x300.jpg 225w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2-768x1024.jpg 768w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2-696x928.jpg 696w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167767-2-315x420.jpg 315w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-413614\" class=\"wp-caption-text\">Banyak sepeda diparkir di sebuah gedung ( Foto: Rismaya)<\/figcaption><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Denyut Dunia) Jika Anda berkunjung ke kota-kota seperti Amsterdam, Utrecht, Gent, atau Antwerpen, ada satu pemandangan harian yang selalu berhasil memukau mata: lautan manusia yang mengayuh sepeda. Mulai dari anak sekolah, eksekutif muda berjas necis, ibu-ibu yang membawa belanjaan, hingga lansia, semuanya bergerak harmonis di atas roda dua. Di Belanda (Netherlands) dan Belgia, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101103,"featured_media":413613,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[29105],"tags":[34495,34496],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Denyut Dunia) Jika Anda berkunjung ke kota-kota seperti Amsterdam, Utrecht, Gent, atau Antwerpen, ada satu pemandangan harian yang selalu berhasil memukau mata: lautan manusia yang mengayuh sepeda. Mulai dari anak sekolah, eksekutif muda berjas necis, ibu-ibu yang membawa belanjaan, hingga lansia, semuanya bergerak harmonis di atas roda dua. Di Belanda (Netherlands) dan Belgia, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-24T08:23:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167766-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dorthy Rosalita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167766-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167766-1.jpg\",\"width\":1280,\"height\":576,\"caption\":\"Suasana banyaknya sepeda yang diparkir di sebuah rumah (Foto: Rismaya)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/\",\"name\":\"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-06-24T08:23:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-24T08:23:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780\",\"name\":\"Dorthy Rosalita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dorthy Rosalita\"},\"description\":\"Journalist at Vibizmedia.com\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/lily-dorthy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Denyut Dunia) Jika Anda berkunjung ke kota-kota seperti Amsterdam, Utrecht, Gent, atau Antwerpen, ada satu pemandangan harian yang selalu berhasil memukau mata: lautan manusia yang mengayuh sepeda. Mulai dari anak sekolah, eksekutif muda berjas necis, ibu-ibu yang membawa belanjaan, hingga lansia, semuanya bergerak harmonis di atas roda dua. Di Belanda (Netherlands) dan Belgia, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2026-06-24T08:23:53+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":576,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167766-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dorthy Rosalita","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167766-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6172410106994167766-1.jpg","width":1280,"height":576,"caption":"Suasana banyaknya sepeda yang diparkir di sebuah rumah (Foto: Rismaya)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/","name":"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-06-24T08:23:53+00:00","dateModified":"2026-06-24T08:23:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/06\/24\/seni-menikmati-hidup-di-atas-dua-roda-mengapa-orang-belanda-dan-belgia-cinta-bersepeda\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Seni Menikmati Hidup di Atas Dua Roda, Mengapa Orang Belanda dan Belgia Cinta Bersepeda"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/e956f193daf85fa9b6c0f6b017582780","name":"Dorthy Rosalita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32c12270eea044b972a257615ca39e85?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dorthy Rosalita"},"description":"Journalist at Vibizmedia.com","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/lily-dorthy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/413610"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=413610"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/413610\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":413615,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/413610\/revisions\/413615"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/413613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=413610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=413610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=413610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}