{"id":414063,"date":"2026-07-08T15:59:49","date_gmt":"2026-07-08T08:59:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=414063"},"modified":"2026-07-08T15:59:49","modified_gmt":"2026-07-08T08:59:49","slug":"bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/","title":{"rendered":"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"53\" data-end=\"521\">(Vibizmedia-Kolom) Sejak lama para peneliti menduga adanya hubungan erat antara suhu udara yang tinggi dan perkembangan ekonomi. Cuaca yang semakin panas dinilai menguras energi, menurunkan produktivitas, meningkatkan tingkat ketidakhadiran pekerja, serta memicu lebih banyak kesalahan di tempat kerja. Ketika suhu terus meningkat, tantangan yang dihadapi bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut kemampuan seseorang untuk tetap bekerja dan mempertahankan penghasilannya.<\/p>\n<p data-start=\"523\" data-end=\"1009\">Kondisi tersebut sangat nyata di India, negara yang masih memiliki ratusan juta pekerja yang mencari nafkah di ruang terbuka, terutama di sektor pertanian, konstruksi, dan pekerjaan informal lainnya. Bahkan banyak pekerja di dalam ruangan, seperti di pabrik, masih bekerja tanpa fasilitas pendingin udara. Fenomena serupa mulai dirasakan di sejumlah wilayah lain di dunia ketika gelombang panas semakin sering terjadi dan suhu udara menembus batas-batas yang sebelumnya jarang tercapai.<\/p>\n<p data-start=\"1011\" data-end=\"1514\">Organisasi Perburuhan Internasional memperkirakan hilangnya jam kerja akibat panas akan setara dengan 80 juta pekerjaan penuh waktu pada 2030. Sebagian besar kerugian tersebut diperkirakan terjadi di India. Sejak pencatatan suhu dimulai pada 1901, negara itu telah mengalami sepuluh tahun terpanas hanya dalam rentang lima belas tahun terakhir. Pada musim panas tahun ini, suhu di New Delhi bahkan mencapai sekitar <strong data-start=\"1426\" data-end=\"1450\">46,5 derajat Celcius<\/strong>, menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah kota tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"1516\" data-end=\"1712\">Di tengah kondisi itu, kehidupan sehari-hari para pekerja memperlihatkan bagaimana perubahan iklim bukan lagi sekadar persoalan statistik, melainkan kenyataan yang harus mereka hadapi setiap hari.<\/p>\n<p data-start=\"1714\" data-end=\"2311\">Di sebuah tempat pembakaran batu bata di India utara, para pekerja harus mengoperasikan tungku yang mencapai suhu sekitar <strong data-start=\"1836\" data-end=\"1861\">1.093 derajat Celcius<\/strong>. Sementara udara di luar dapat menyentuh <strong data-start=\"1903\" data-end=\"1925\">45 derajat Celcius<\/strong>, panas dari matahari berpadu dengan panas yang keluar dari tungku sehingga menciptakan lingkungan kerja yang sangat berat. Meski badan meteorologi telah mengeluarkan peringatan gelombang panas dan menganjurkan masyarakat menghindari aktivitas luar ruangan pada siang hari, produksi tetap berjalan tanpa henti selama dua puluh empat jam dengan target puluhan ribu batu bata setiap hari.<\/p>\n<p data-start=\"2313\" data-end=\"2786\">Salah seorang pekerja menggambarkan kondisi tersebut sebagai sensasi seolah-olah tubuh sedang terbakar, tetapi pekerjaan tetap harus dilakukan demi memperoleh penghasilan. Pada musim panas, demam, mual, muntah, dehidrasi, hingga anemia menjadi gangguan kesehatan yang kerap dialami para pekerja. Banyak dari mereka tidak memiliki asuransi kesehatan sehingga setiap kali jatuh sakit, biaya pengobatan harus ditanggung sendiri sekaligus kehilangan upah selama masa pemulihan.<\/p>\n<p data-start=\"2788\" data-end=\"3496\">Di kawasan pertanian sekitar ibu kota, perubahan cuaca juga mengubah cara petani mengelola lahannya. Suhu yang semakin tinggi menyebabkan tanaman lebih sering mengering sebelum masa panen. Pada saat yang sama, kebutuhan air untuk irigasi terus meningkat sehingga para petani harus memompa lebih banyak air tanah. Jika satu dekade lalu air masih dapat ditemukan pada kedalaman sekitar 24 meter, kini mereka harus mengebor hingga sekitar 61 meter. Penurunan cadangan air tanah memaksa sebagian petani beralih menanam komoditas yang membutuhkan air lebih sedikit. Bahkan ketika saluran irigasi mengering menjelang musim tanam padi, sebagian memilih menggantinya dengan jagung yang dianggap lebih mampu bertahan.<\/p>\n<p data-start=\"3498\" data-end=\"4009\">Di sektor konstruksi, jutaan pekerja tetap bekerja di bawah terik matahari karena proyek pembangunan terus berlangsung. Hingga kini belum ada ketentuan yang menetapkan batas suhu maksimum yang mewajibkan penghentian pekerjaan di luar ruangan. Pemerintah memang mengeluarkan imbauan agar perusahaan membatasi aktivitas pada jam-jam terpanas, tetapi aturan tersebut tidak bersifat mengikat. Banyak perusahaan beranggapan bahwa pekerja telah terbiasa menghadapi panas sehingga tidak memerlukan perlindungan khusus.<\/p>\n<p data-start=\"4011\" data-end=\"4409\">Akibatnya, para buruh tetap memindahkan material bangunan dalam suhu yang sangat tinggi. Debu dan panas sering membuat mereka jatuh sakit, tetapi sebagian besar tetap bekerja karena pendapatan mereka dihitung berdasarkan jumlah pekerjaan yang berhasil diselesaikan. Perlindungan yang dimiliki sering kali hanya berupa sehelai kain yang dililitkan di kepala untuk mencegah keringat mengalir ke mata.<\/p>\n<p data-start=\"4411\" data-end=\"5077\">Bagi para pedagang makanan kaki lima, tantangan tidak kalah berat. Mereka harus memasak selama berjam-jam di depan kompor gas ketika suhu udara mencapai titik tertinggi. Ironisnya, waktu makan siang yang bertepatan dengan kondisi terpanas justru menjadi saat penjualan paling ramai sehingga mereka tidak memiliki pilihan untuk berhenti bekerja. Bagi pedagang yang memiliki penyakit jantung atau gangguan pernapasan, panas yang berlebihan membuat aktivitas sehari-hari menjadi semakin berat. Untuk menjaga kondisi tubuh, mereka mengandalkan minuman sederhana berupa limun manis bercampur garam yang diminum berulang kali sepanjang hari agar tidak mengalami dehidrasi.<\/p>\n<p data-start=\"5079\" data-end=\"5565\">Perubahan suhu juga dirasakan oleh para penggembala ternak. Mereka mengamati bahwa ruang hijau semakin banyak digantikan bangunan beton sehingga lingkungan menjadi lebih panas dibandingkan sebelumnya. Hewan-hewan ternak menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat suhu tinggi dengan terus mencari tempat berteduh di bawah pepohonan. Saat melihat perilaku tersebut, para penggembala segera menggiring ternaknya menuju saluran irigasi atau sumber air terdekat agar tidak mengalami dehidrasi.<\/p>\n<p data-start=\"5567\" data-end=\"6079\">Di jalanan kota, pengemudi becak bermotor menghadapi tantangan yang berbeda. Semakin sedikit penumpang yang bersedia menggunakan kendaraan tanpa pendingin udara ketika suhu mencapai lebih dari 45 derajat Celcius. Banyak orang beralih ke kendaraan daring yang dilengkapi AC sehingga penghasilan para pengemudi tradisional semakin menurun. Sebagian mulai beranggapan bahwa pemasangan pendingin udara pada kendaraan mereka bukan lagi sekadar peningkatan layanan, melainkan kebutuhan untuk bertahan dalam persaingan.<\/p>\n<p data-start=\"6081\" data-end=\"6565\">Para ekonom memperkirakan penggunaan pendingin udara di India akan meningkat pesat pada tahun-tahun mendatang. Kehadiran sistem pendingin diyakini dapat membantu mengurangi penurunan produktivitas di sektor manufaktur maupun berbagai kegiatan usaha lainnya. Namun solusi tersebut belum tentu menjawab persoalan yang lebih mendasar, yakni jutaan pekerja yang tetap tinggal di rumah-rumah tanpa pendingin udara sehingga kualitas tidur mereka menurun akibat suhu malam yang tetap tinggi.<\/p>\n<p data-start=\"6567\" data-end=\"7143\">Sementara itu, bagi para pekerja angkut di pasar tradisional, panas merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagian bahkan menjadikan gerobak kayu yang digunakan untuk mengangkut barang sebagai tempat tidur pada malam hari. Selama musim panas, pemerintah menyediakan sejumlah tempat berteduh sementara yang dilengkapi kipas angin berukuran besar dan air minum agar masyarakat dapat beristirahat sejenak dari sengatan matahari. Fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari petugas keamanan, pekerja kantor, mahasiswa, wisatawan, hingga buruh harian.<\/p>\n<p data-start=\"7145\" data-end=\"7590\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Meskipun fasilitas itu membantu mengurangi paparan panas untuk sementara waktu, sebagian besar pekerja menyadari bahwa mereka tetap harus kembali ke tempat kerja. Bagi mereka, cuaca yang semakin ekstrem tidak mengubah kenyataan bahwa penghasilan hanya diperoleh jika pekerjaan terus dilakukan. Selama kebutuhan hidup harus dipenuhi setiap hari, panas yang terus meningkat menjadi risiko yang harus diterima sebagai bagian dari rutinitas bekerja.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia-Kolom) Sejak lama para peneliti menduga adanya hubungan erat antara suhu udara yang tinggi dan perkembangan ekonomi. Cuaca yang semakin panas dinilai menguras energi, menurunkan produktivitas, meningkatkan tingkat ketidakhadiran pekerja, serta memicu lebih banyak kesalahan di tempat kerja. Ketika suhu terus meningkat, tantangan yang dihadapi bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut kemampuan seseorang untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101039,"featured_media":403774,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[188,8873,194],"tags":[10035,34576],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia-Kolom) Sejak lama para peneliti menduga adanya hubungan erat antara suhu udara yang tinggi dan perkembangan ekonomi. Cuaca yang semakin panas dinilai menguras energi, menurunkan produktivitas, meningkatkan tingkat ketidakhadiran pekerja, serta memicu lebih banyak kesalahan di tempat kerja. Ketika suhu terus meningkat, tantangan yang dihadapi bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut kemampuan seseorang untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-08T08:59:49+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/India.webp\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/India.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/India.webp\",\"width\":1600,\"height\":880,\"caption\":\"India\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/\",\"name\":\"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-07-08T08:59:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-08T08:59:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/acd0acd5ac6bfd62391d17ec4280a628\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/acd0acd5ac6bfd62391d17ec4280a628\",\"name\":\"Fadjar Ari Dewanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d79f24ecb2ad7c15745ba47fab7ce439?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d79f24ecb2ad7c15745ba47fab7ce439?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fadjar Ari Dewanto\"},\"description\":\"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/fadjar\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia-Kolom) Sejak lama para peneliti menduga adanya hubungan erat antara suhu udara yang tinggi dan perkembangan ekonomi. Cuaca yang semakin panas dinilai menguras energi, menurunkan produktivitas, meningkatkan tingkat ketidakhadiran pekerja, serta memicu lebih banyak kesalahan di tempat kerja. Ketika suhu terus meningkat, tantangan yang dihadapi bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut kemampuan seseorang untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2026-07-08T08:59:49+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/India.webp","twitter_misc":{"Written by":"Fadjar Ari Dewanto","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/India.webp","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/India.webp","width":1600,"height":880,"caption":"India"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/","name":"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-07-08T08:59:49+00:00","dateModified":"2026-07-08T08:59:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/acd0acd5ac6bfd62391d17ec4280a628"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2026\/07\/08\/bertahan-bekerja-di-tengah-suhu-yang-kian-ekstrem-di-india\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bertahan Bekerja di Tengah Suhu yang Kian Ekstrem di India"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/acd0acd5ac6bfd62391d17ec4280a628","name":"Fadjar Ari Dewanto","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d79f24ecb2ad7c15745ba47fab7ce439?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d79f24ecb2ad7c15745ba47fab7ce439?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fadjar Ari Dewanto"},"description":"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/fadjar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414063"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101039"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=414063"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":414064,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414063\/revisions\/414064"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/403774"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=414063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=414063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=414063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}