{"id":8251,"date":"2015-02-24T16:16:28","date_gmt":"2015-02-24T09:16:28","guid":{"rendered":"http:\/\/vibizmedia.com\/?p=8251"},"modified":"2015-02-24T16:16:28","modified_gmt":"2015-02-24T09:16:28","slug":"multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/","title":{"rendered":"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Hanya ekonom yang mengenal istilah <i>multiplier effect<\/i>, sebuah akibat berangkai yang ditimbulkan oleh karena sebuah keputusan baik politik maupun ekonomi. Misalnya ketika pemerintah memutuskan untuk menaikan harga BBM, akibat yang langsung terjadi adalah kenaikan biaya-biaya angkutan, moda transportasi, baik yang digunakan untuk barang maupun penumpang. Apakah akibatnya berhenti sampai disana? Tentunya tidak. Akibat lain yang ditimbulkan adalah kenaikan harga barang dan jasa, khususnya barang-barang yang mempunyai elastisitas tinggi seperti kebutuhan pokok. Akibat ini masih belum berhenti disana, secara\u00a0 jelas bisa terlihat, kenaikan harga barang meningkatkan pengeluaran rumah tangga, dan akan memukul keluarga miskin yang sebagian besar pendapatannya untuk mencukupi kebutuhan pokok. Biasanya dititik ini pemerintah melakukan usaha menghentikan efek ini dengan memberikan bantuan langsung tunai, yang dalam era Jokowi penyalurannya dilakukan melalui kartu keluarga sejahtera.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Efek tersebut masih bercabang dengan dampak yang berbeda-beda, berbeda segmen, berbeda akibat dan masih ditambah juga dampak yang terjadi antar segmen ekonomi sosial. Ekonom seperti Professor Iwan Jaya Aziz meminta pembuat kebijakan untuk memperhitungkan <i>multiplier effect<\/i> dalam setiap langkahnya, sebab bukan saja yang <i>direct<\/i> yang perlu dilihat namun juga yang <i>indirect<\/i> yang perlu diperhatikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><a href=\"http:\/\/beritadaerah.co.id\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/\" target=\"_blank\" class=\"broken_link\">Read more <\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/fad2.jpg\"><img loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/fad2.jpg\" alt=\"fad2\" width=\"112\" height=\"127\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Executive Director Lepmida (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hanya ekonom yang mengenal istilah multiplier effect, sebuah akibat berangkai yang ditimbulkan oleh karena sebuah keputusan baik politik maupun ekonomi. Misalnya ketika pemerintah memutuskan untuk menaikan harga BBM, akibat yang langsung terjadi adalah kenaikan biaya-biaya angkutan, moda transportasi, baik yang digunakan untuk barang maupun penumpang. Apakah akibatnya berhenti sampai disana? Tentunya tidak. Akibat lain yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101023,"featured_media":8253,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[36],"tags":[],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hanya ekonom yang mengenal istilah multiplier effect, sebuah akibat berangkai yang ditimbulkan oleh karena sebuah keputusan baik politik maupun ekonomi. Misalnya ketika pemerintah memutuskan untuk menaikan harga BBM, akibat yang langsung terjadi adalah kenaikan biaya-biaya angkutan, moda transportasi, baik yang digunakan untuk barang maupun penumpang. Apakah akibatnya berhenti sampai disana? Tentunya tidak. Akibat lain yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-02-24T09:16:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Tata-Kota-Jakarta-261113-YM-2-620x330.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"330\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Tata-Kota-Jakarta-261113-YM-2-620x330.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Tata-Kota-Jakarta-261113-YM-2-620x330.jpg\",\"width\":620,\"height\":330},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/\",\"name\":\"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-02-24T09:16:28+00:00\",\"dateModified\":\"2015-02-24T09:16:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/85d1888cb26981004e0cf6403a501c6a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/85d1888cb26981004e0cf6403a501c6a\",\"name\":\"Endah Caratri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Caratri\"},\"description\":\"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/endah-caratri\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah - Vibizmedia.com","og_description":"Hanya ekonom yang mengenal istilah multiplier effect, sebuah akibat berangkai yang ditimbulkan oleh karena sebuah keputusan baik politik maupun ekonomi. Misalnya ketika pemerintah memutuskan untuk menaikan harga BBM, akibat yang langsung terjadi adalah kenaikan biaya-biaya angkutan, moda transportasi, baik yang digunakan untuk barang maupun penumpang. Apakah akibatnya berhenti sampai disana? Tentunya tidak. Akibat lain yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2015-02-24T09:16:28+00:00","og_image":[{"width":620,"height":330,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Tata-Kota-Jakarta-261113-YM-2-620x330.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Caratri","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Tata-Kota-Jakarta-261113-YM-2-620x330.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/02\/Tata-Kota-Jakarta-261113-YM-2-620x330.jpg","width":620,"height":330},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/","name":"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#primaryimage"},"datePublished":"2015-02-24T09:16:28+00:00","dateModified":"2015-02-24T09:16:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/85d1888cb26981004e0cf6403a501c6a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2015\/02\/24\/multiplier-effect-dalam-kebijakan-pemerintah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Multiplier Effect Dalam Kebijakan Pemerintah"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/85d1888cb26981004e0cf6403a501c6a","name":"Endah Caratri","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Caratri"},"description":"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/endah-caratri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8251"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101023"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8251"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8251\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8255,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8251\/revisions\/8255"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}