Kunjungan SBY Ke Istana Bertemu Presiden Jokowi, Estafet Pembangunan Antar Presiden

0
912
Presiden Joko Widodo menerima Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Kamis 9 Maret 2017. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Untuk menciptakan suasana persatuan dan kesatuan, Presiden Joko Widodo terus melakukan tradisi silaturahmi dengan sejumlah tokoh bangsa dan negarawan. Tradisi ini merupakan hal yang baik untuk ditularkan kepada masyarakat.

Setelah bertemu dengan beberapa tokoh agama dan juga pimpinan partai politik di Istana Merdeka. Hari ini, Kamis (9/3), Presiden Joko Widodo menerima tokoh bangsa yang juga Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan ini, telah direncanakan oleh kedua pihak, dan akhirnya terwujud.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan bahwa kunjungan Presiden Republik Indonesia ke-6 itu telah direncanakan sebelumnya atas permintaan dari pihak SBY. Permintaan tersebut disampaikan kepadanya melalui Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan pada tanggal (7/3) lalu.

Sejumlah hal dibicarakan keduanya dalam pertemuan yang berlangsung sekira satu jam tersebut. Di antaranya ialah mengenai budaya estafet pembangunan yang hendak ditradisikan di antara para pemimpin negara.

Pembangunan yang sebelumnya diteruskan oleh pembangunan presiden berikutnya. Kalau estafet itu terus dilakukan, negara ini mudah mencapai titik target bagi kebaikan rakyat dan negara. Budaya estafet itu harus kita miliki, itu yang harus kita tradisikan, terang Presiden Jokowi.

Sedangkan, SBY merasa bersyukur atas kesempatan untuk dapat bertemu dengan Presiden Joko Widodo serta secara khusus memberikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) dan menjadi tuan rumah yang baik bagi kunjungan Raja Arab Saudi.
SBY juga meyakini bahwa Presiden Joko Widodo memiliki komitmen yang sama dengan para Presiden Republik Indonesia terdahulu, yakni komitmen untuk membangun negara Indonesia yang lebih baik.

Keduanya mendiskusikan bahwa negara ini harus makin maju. Negara Pancasila, negara Bhinneka Tunggal Ika, negara yang mengayomi semua. Komitmen beliau sama dengan komitmen saya dan komitmen para mantan presiden yang ingin membangun negara dan ingin negara kita makin baik, terang SBY.

Dalam kesempatan tersebut, SBY juga memastikan bahwa tidak ada lagi miskomunikasi atau permasalahan antara dirinya dengan Presiden Jokowi. Sebab, dalam pertemuan itu, masing-masing telah menjelaskan dan mendengarkan, sekaligus meluruskan informasi-informasi yang beredar.

 

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here