
(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo melantik pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjadi gubernur definitif untuk sisa masa jabatan tahun 2012-2017 di Istana Negara, Kamis (15/6).
Setelah sebulan lebih menyandang status Pelaksana Tugas (Plt), Djarot Saiful Hidayat secara resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta Sisa Masa Jabatan Tahun 2012-2017.
Dalam pelantikan tersebut, Djarot akan menggantikan Basuki Tjahaja Purnama yang diberhentikan karena statusnya sebagai narapidana dan akan menjabat hingga Oktober 2017 mendatang.
Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Djarot Saiful Hidayat Sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang baru dilantik ini berjanji akan menuntaskan program-program yang sudah diletakkan oleh Gubernur sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sampai dengan bulan Oktober mendatang.
Kita tinggal menuntaskan beberapa program yang tersisa, karena antara Pak Jokowi, Pak Basuki, dan saya, menjadi satu kesatuan, ada kesinambungan yang harus dituntaskan, terang Djarot.
Menurut Gubernur DKI Jakarta itu, Jokowi (saat menjadi Gubernur DKI) telah memberikan landasan pembangunan di Jakarta, kemudian diteruskan dan dipercepat oleh Basuki, sehingga sekarang sudah memberikan standar tata pemerintahan di Jakarta. Standarnya cukup tinggi, ungkapnya.
Dari gubernur yang menjabat sebelumnya, standar yang paling utama adalah tingkat kepuasan masyarakat yaitu di atas 70%. Oleh karena itu, lanjut Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, selama empat bulan tersisa ini, dirinya harus bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih fokus, untuk menyelesaikan beberapa program yang harus selesai. Ia menunjuk contoh Jak Grosir dan Jak Mart, yang harus segera diselesaikan tujuannya untuk menstabilkan harga.
Selain itu, Gubernur DKI Jakarta itu akan mempertahankan bahwa semua pelayanan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta menggunakan teknologi. Sampai sekarang kita masih akan datang ke rumah masing-masing dengan AJIB (Antar Jemput Izin Bermotor) dan PTSP. Semua layanan harus cashless, terangnya.
Penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2017 menjadi prioritas terakhir, sambil meletakkan dasar 2018 untuk Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) yang nanti akan dilaksanakan oleh pemerintah berikutnya.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








