Perdagangan obligasi yang lemah dengan likuiditas yang tipis hari ini (5/5) disebabkan angka PDB yang dirilis jauh di bawah harapan. Angka PDB tahunan jatuh ke posisi 4.71% dibandingkan hasil survey 4.94%, setelah dirilis obligasi dengan cepat diperdagangkan dengan yield yang rendah dan likuiditas tipis.
Sehingga yield obligasi tenor 10 tahun diperdagangkan turun serendah 7.9% dan penawaran yang rendah membuat pukulan terhadap obligasi tenor 15 tahun yang juga diperdagangkan rendah dengan yield 8.15% dan obligasi tenor 20 tahun dengan yield 8.34%.
Menurut analyst Vibiz Research Center, pergerakan obligasi Rupiah diperkirakan masih akan ada dalam tekanan karena kondisi makro yang tidak kondusif dan akan ada lelang lainnya untuk seri obligasi tenor 10 tahun dan tenor 20 tahun dalam kurun waktu 1 minggu kedepan. dan perdagangan hari ini secara keseluruhan yield naik 8 sampai 23 bps dalam sehari.
Bella Dona/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens









