Kemenkumham Sulteng Jalin Komunikasi dengan Bank Mandiri Sulteng untuk Program Belanja Mudah Lapas dan Rutan

0
272

(Vibizmedia – Nasional) Palu – Kamis (08/07/21), Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng), Lilik Sujandi, bersama dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu, Gamal Bardi, dan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu, Yansen, melakukan kunjungan kepada Kepala Area Transaction & Funding Manager Bank Mandiri Sulawesi Tengah, I Made Swastika.

Dalam kunjungan ini Kakanwil melakukan komunikasi untuk program belanja mudah Lapas dan Rutan yang diharapkan dapat membatasi peredaran narkoba pada Lapas dan Rutan dengan metode elektronik/cashless sehingga alur transaksi yang terjadi dapat dipantau secara langsung.

“Salah satu cara untuk membatasi narkoba adalah dengan membatasi peredaran uang pada warga binaan, jika ada uang maka jika ada yang menjual narkoba, dia dapat membelinya tetapi, jika uang yang beredar dialihkan dalam bentuk elektronik/cashless maka transaksi alur uangnya dapat dipantau sehingga dapat membatasi potensi peredaran narkoba”, tutur Lilik.

Penggunaan cashless juga diharapkan dapat mengurangi kasus kehilangan uang didalam Lapas atau Rutan yang dikarenakan jika uang konvensional tercecer maka langsung dapat digunakan oleh Warga Binaan yang Menemukannya. Selain hal tersebut, penggunaan cashless dapat memastikan tidak adanya pungli dan kepastian harga dikarenakan segala transaksi tercatat secara presisi dan digital.

Diakhir kegiatan I Made Swastika sangat mengapresiasi program yang akan diwujudkan oleh Kemenkumham Sulteng dengan memberikan dukungan penuh terhadap proyek perubahan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah tentang strategi terpadu dan komprehensif pencegahan Narkoba pada Lapas dan Rutan yang diharapkan akan menjadi upaya nyata dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Sumber : (Humas Kanwil Sulteng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here