Desa Gotani, Desa Kecil Istimewa di Kenya

0
618
Keceriaan anak-anak di desa Gotani, Kenya (Foto: Rudy Ang)

(Vibizmedia – Gaya Hidup) Desa Gotani adalah sebuah desa kecil yang terletak di Kabupaten Kilifi,salah satu dari 47 kabupaten di Kenya. Desa ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Dikelilingi oleh perbukitan hijau yang menjulang tinggi serta pemandangan lembah yang indah.

Indahnya langit saat senja di desa Gotani, Kenya (Foto: Rudy Ang)

Desa ini sebagian besar dihuni oleh masyarakat yang pekerjaannya sebagai penggembala dan mengandalkan peternakan untuk penghidupan mereka. Desa Gotani mempunyai ciri iklim semi-kering, dengan curah hujan terbatas sepanjang tahun.

Masyarakat di desa Gotani ramah dan pekerja keras, mereka memiliki ketahanan serta mengembangkan metode hidup berkelanjutan yang selaras dengan lingkungannya. Tanah di desa ini lembut dan subur, mereka manfaatkan untuk menanam jagung, sorgum, kacang-kacangan, dan sayuran.

Dalam bidang peternakan, khususnya peternakan kambing,sapi, unta merupakan kegiatan ekonomi utama di desa Gotani. Masyarakat mengandalkan ternak dan produk sampingannya untuk menghasilkan pendapatan.

Di Desa Gotani ini juga tersedia sekolah-sekolah dasar dan menengah. Baik itu sekolah negeri yang didanai oleh pemerintah dan tidak dikenakan biaya bagi siswanya, namun terdapat kendala dalam pendidikan di desa Gotani ini.

Salah satu tantangan utamanya adalah infrastruktur yang terbatas. Sekolah yang ada minim akan fasilitas tambahan seperti laboratorium sains, perpustakaan , atau fasilitas olahraga.

Selain sekolah negeri, ada pula sekolah swasta. Di sekolah swasta ini dikenakan biaya bagi murid-muridnya, dan bagi murid dari orang tua yang penghasilannya kurang, maka mereka tidak membayar uang sekolah seperti anak umumnya, mereka tetap membayar uang sekolah dengan kesanggupan ekonomi keluarga mereka.

Di sekolah dasar swasta  murid-murid mendapat makan siang serta snacks.  Dengan adanya pemberian makanan ini, gizi murid yang bersekolah menjadi tercukupi. Banyak murid dari keluarga ekonomi bawah, sehingga mereka hanya makan 1 atau 2 kali dalam sehari, bahkan ada yang makan 1 kali dalam sehari.  Sehingga ada murid yang tidak menghabiskan makan siang mereka, karena mereka akan membawa pulang ke rumah mereka untuk dibagikan ke keluarga mereka, ataupun mereka akan makan lagi sisa makan siang mereka saat mereka pulang sekolah karena setelah pulang ke rumah, sudah tidak ada makanan di rumah.

Walaupun anak-anak di desa Gotani ini hidup dalam keterbatasan pangan, namun mereka mempunyai semangat belajar yang tinggi. Sekalipun sepatu mereka sudah rusak dan tidak layak dipakai, namun mereka tetap bangga memakainya. Baju sekolah mereka yang sudah lusuh, ada pula yang sudah robek dan terlihat jahitan dimana-mana, tapi anak-anak tetap senang dan gembira dapat bersekolah.

Mereka memulai pelajaran disekolah jam 6.30 pagi dan selesai jam 15.30.siang. Proses belajar dan mengajar dari Senin sampai Jumat.

Anak-anak di desa Gotani, Kenya yang penuh semangat dan kegembiraan (Foto: Rudy Ang)

Semangat dan keceriaan anak-anak Gotani ini menjadi kekuatan dan energi yang akan menjadi cikal bakal pembangunan sumber daya manusia yang kuat, berkualitas dan membangun desa mereka serta negeri mereka, Kenya.