Indonesia dan Australia Tingkatkan Kemitraan Strategis di Bidang Keamanan Siber

0
272
Pertamuan Menkomdigi Meutya Hafid dengan Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta Pusat (Foto: Komdigi)

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah Indonesia dan Australia sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis dalam bidang keamanan siber, dengan memanfaatkan pengalaman dan praktik terbaik dari Australia untuk menghadapi tantangan digital global.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke di Jakarta, Kamis (5/12/2024), mengungkapkan keinginan Indonesia untuk belajar dari pendekatan Australia dalam membangun ekosistem keamanan siber yang tangguh. Meutya menyoroti pentingnya adopsi praktik efektif yang telah diterapkan Australia, seperti keberadaan kementerian khusus keamanan siber, guna melindungi layanan pemerintah dan mendukung transformasi digital nasional.

Ia juga menekankan bahwa keamanan siber merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto, sehingga kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat infrastruktur digital Indonesia sekaligus mencegah insiden siber besar di masa depan.

Tony Burke menyambut baik inisiatif Indonesia dan menyatakan bahwa keamanan siber adalah tantangan global yang memerlukan kerja sama lintas batas. Australia, menurut Burke, siap berbagi pengalaman untuk membantu memperkuat sistem keamanan digital Indonesia.

Pertemuan ini juga melibatkan sejumlah pejabat tinggi kedua negara, termasuk Wamenkomdigi Nezar Patria, Sekretaris Jenderal Kemenkomdigi Mira Tayyiba. Sementara Tony Burke hadir bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams dan Sekretaris Departemen Urusan Dalam Negeri Australia Stephanie Foster. Kerja sama ini dipandang sebagai langkah awal menuju kemitraan teknologi yang lebih luas antara kedua negara.