
(Vibizmedia – Jakarta) PT Railink, pengelola Kereta Api Bandara (KAI Bandara), terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung komitmen pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Program Edutrain, sebuah inisiatif edukatif yang dirancang untuk memperkenalkan dunia perkeretaapian kepada generasi penerus bangsa, khususnya anak-anak sekolah.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menjelaskan bahwa Edutrain merupakan metode pembelajaran luar kelas dengan mengajak anak-anak secara langsung berkunjung ke stasiun dan menggunakan layanan kereta api.
“Melalui Edutrain, anak-anak tidak hanya belajar seluk-beluk perkeretaapian, tetapi juga memperoleh pengalaman menarik dengan menaiki Kereta Api Bandara,” ungkap Porwanto.
Antusiasme Peserta Edutrain
Sejak Januari hingga September 2025, sebanyak 83.093 peserta telah mengikuti Program Edutrain. Dari jumlah tersebut, 45.405 peserta berasal dari KAI Bandara Area Medan, sementara 37.688 peserta lainnya mengikuti kegiatan di KAI Bandara Yogyakarta.
Program Edutrain digelar melalui beberapa rute operasional, antara lain:
- Stasiun Medan – Bandara Kualanamu (PP)
- Stasiun Medan – Binjai (PP)
- Stasiun Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport (PP)
Materi Edukatif dan Sosialisasi Keselamatan
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya berkesempatan naik KA Bandara, tetapi juga menerima edukasi terkait perkeretaapian. Materi yang diberikan mencakup:
- Tata cara naik kereta api;
- Pengenalan fasilitas dan teknologi kereta api;
- Profesi-profesi di lingkungan PT Railink;
- Larangan dan aturan yang harus dipatuhi saat naik kereta api;
- Cara memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan aplikasi KAI Bandara.
Selain itu, Edutrain juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi keselamatan, seperti larangan bermain di sekitar jalur kereta, tidak melakukan vandalisme maupun pelemparan terhadap kereta, serta pentingnya menjaga keamanan perjalanan.
Komitmen Layanan Ramah Anak
Porwanto menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya PT Railink menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap transportasi kereta api, sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.
“Dengan Edutrain ini, kami berharap dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap transportasi KA. Program ini juga menjadi wujud komitmen KAI Bandara dalam menyediakan sarana transportasi yang selamat, aman, nyaman, serta ramah bagi anak-anak,” tutupnya.
Imbauan Perjalanan Penumpang
Selain melaksanakan Edutrain, PT Railink juga mengimbau penumpang KAI Bandara untuk memesan tiket lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat duduk. Perusahaan juga mengingatkan agar penumpang memilih jadwal keberangkatan KA Bandara dengan waktu yang memadai, yakni minimal 2 jam sebelum jadwal penerbangan domestik dan 3 jam sebelum jadwal penerbangan internasional, demi kenyamanan perjalanan.








