Terralogiq Raih Penghargaan ‘Rising Star Partner’ di Google Maps Partner Summit 2025

0
240
Terralogiq
DOK: TERRALOGIQ

(Vibizmedia-Nasional) Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat global. Startup teknologi asal Tanah Air, Terralogiq, berhasil meraih penghargaan ‘Rising Star Partner’ dalam ajang bergengsi Google Maps Partner Summit 2025 yang berlangsung di New Delhi, India.

Penghargaan ini merupakan salah satu kategori paling prestisius di ekosistem Google Maps Platform. Hanya mitra dengan pertumbuhan luar biasa, inovasi teknologi kuat, serta kontribusi nyata bagi industri dan masyarakat yang berhak mendapatkannya. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Charity Rumery, Global Head of Sales for Google Maps Platform.

Terralogiq terpilih di antara puluhan mitra Google Maps dari kawasan JAPAC (Japan, Asia Pacific). Keberhasilan ini menegaskan bahwa inovasi lokal Indonesia mampu bersaing dengan raksasa teknologi dunia.

Sebagai penyedia solusi peta digital dan geospasial, Terralogiq dikenal unggul dalam empat aspek utama: implementasi solusi berbasis Google Maps yang efisien, integrasi inovasi dengan kecerdasan buatan (AI), ekspansi lintas industri mulai dari ritel, logistik, telekomunikasi, hingga perbankan, serta tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi.

Dua produk andalan mereka turut menjadi sorotan, yakni GMPro (Route Optimization API) yang membantu optimasi rute dan manajemen armada untuk sektor ritel serta logistik, dan Mapmaster.AI, platform berbasis Maps dan AI untuk menjaga konsistensi data bisnis multi-lokasi di berbagai platform digital.

CEO Terralogiq, Thomas Hendy, menyatakan rasa bangganya atas pengakuan global ini.
“Pengakuan ini adalah bukti bahwa inovasi lokal bisa bersaing secara global. Kami bangga membawa nama Indonesia sebagai pemimpin solusi Maps, AI, dan geospasial yang memberikan dampak nyata bagi bisnis dan masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Terralogiq berkomitmen memperkuat ekspansi ke Asia Tenggara, mengembangkan integrasi solusi AI, geospasial, dan cloud-native di sektor prioritas, sekaligus membangun talenta lokal di bidang teknologi peta dan data.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan teknologi Indonesia tidak kalah bersaing di era digital global.