Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Hunian dan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatra Barat

0
373
Bencana
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi memberikan keterangannya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto usai meninjau tiga kabupaten terdampak bencana di Sumatra Barat, di Bandar Udara Internasional Minangkabau, pada Kamis, 18 Desember 2025. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan hunian serta pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat. Penegasan tersebut disampaikan usai Presiden menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke tiga kabupaten terdampak, Kamis (18/12/2025).

Pemerintah memastikan seluruh tahapan penanganan, mulai dari kondisi darurat hingga pemulihan pascabencana, berjalan secara terkoordinasi dan dipercepat demi menjamin keselamatan serta keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi pengungsi di Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam. Di lokasi tersebut, pemerintah mulai membangun sekitar 100 unit hunian sementara (huntara) sebagai bagian dari penanganan darurat guna mengurangi kepadatan pengungsi di posko-posko evakuasi.

“Di sana, beliau menengok para pengungsi yang mulai hari ini sudah dibangun hunian sementara. Saat ini fokus pemerintah di Sumatra Barat adalah penyediaan huntara, dan jika memungkinkan segera dilanjutkan dengan relokasi ke hunian tetap,” ujar Prasetyo Hadi di Bandar Udara Internasional Minangkabau.

Selain di Kabupaten Agam, Presiden Prabowo juga mengunjungi Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, untuk meninjau pembangunan Jembatan Bailey Padang Mantuang yang menjadi akses penghubung penting bagi masyarakat setempat. Pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh aparat TNI dengan dukungan masyarakat.

Menurut Prasetyo, secara keseluruhan terdapat sekitar 35 jembatan Bailey yang sedang dikebut pembangunannya di wilayah terdampak bencana. “Dalam rangka pemulihan, keterhubungan akses jalan yang sebelumnya terputus merupakan keharusan yang harus dipercepat,” tegasnya.

Kunjungan Presiden kemudian dilanjutkan ke kawasan Lembah Anai, yang merupakan ruas jalan nasional penghubung Padang–Bukittinggi. Di lokasi ini, Presiden meninjau langsung proses perbaikan jalan serta aktivitas alat berat yang membersihkan sisa material banjir dan memperbaiki struktur jalan.

“Beliau meminta agar perbaikan jalan nasional ini dipercepat sehingga jalur utama Padang menuju Bukittinggi dapat segera tersambung kembali,” jelas Prasetyo.

Selain fokus pada infrastruktur dan hunian, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan lingkungan sebagai bagian dari mitigasi bencana ke depan. Pemerintah akan melakukan evaluasi dan penertiban terhadap kawasan hutan, izin pertambangan, serta aktivitas usaha di bantaran sungai.

“Masalah lingkungan menjadi pekerjaan rumah bersama, dan ini telah disampaikan Presiden kepada jajaran pemerintah daerah, termasuk gubernur, wakil gubernur, dan para bupati,” pungkas Prasetyo Hadi.