Menekraf Dukung Rencana Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 Digelar di Indonesia

0
55
Foto: Kemenekraf

(Vibizmedia – Jakarta) Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Tatler Asia di Gedung Autograph, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan visi Tatler Asia dalam mendukung talenta, pelaku industri, serta para pemangku kepentingan ekonomi kreatif nasional. Sebagai media gaya hidup berskala internasional, Tatler Asia dinilai dapat menjadi mitra strategis dalam mempromosikan subsektor fesyen, kriya, kuliner, seni rupa, seni pertunjukan, hingga desain.

“Kami mengapresiasi komitmen Tatler Asia untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia melalui rencana penyelenggaraan Tatler BEST Awards Asia Pacific di Jakarta. Tatler Asia memiliki peran strategis dalam mempromosikan karya dan talenta Indonesia sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi di tingkat regional dan global,” ujar Teuku Riefky.

Ia menambahkan, pada sektor hospitality dan gastronomi, Indonesia memiliki banyak chef yang telah berkiprah di luar negeri dengan menampilkan keahlian khas, termasuk hidangan unggulan dan masakan nasional. Menurutnya, potensi sumber daya kreatif Indonesia sangat besar dan layak mendapat panggung di level internasional.

Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 merupakan ajang penghargaan internasional yang mengkurasi dan menilai pelaku terbaik di sektor hospitality kawasan Asia-Pasifik, meliputi restoran, hotel, bar, destinasi, serta pelaku industri unggulan. Ajang ini dikemas melalui rangkaian acara, aktivasi, dan eksposur media global.

Executive Managing Director Indonesia–Malaysia Tatler Asia, Gerrie Beh, menyampaikan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis sekaligus tuan rumah yang tepat untuk penyelenggaraan ajang tersebut. Hal ini didukung oleh pesatnya perkembangan industri hospitality dan gastronomi nasional, serta infrastruktur dan ekosistem kreatif yang semakin kompetitif.

“Kami berencana mengundang sekitar seribu tokoh industri terkemuka dari kawasan Asia-Pasifik ke Indonesia, sekaligus menampilkan yang terbaik dari kawasan ini kepada audiens kami. Kemitraan ini juga diperkuat dengan seri konten multi-platform selama delapan bulan yang secara khusus menyoroti Indonesia,” jelasnya.

Jika digelar di Jakarta atau Bali, Indonesia akan menjadi sorotan internasional. Penyelenggara menargetkan lebih dari 18 juta impresi di seluruh platform Tatler Asia.

Menurut Gerrie, ajang ini menjadi peluang strategis untuk mempromosikan kuliner dan hospitality Indonesia secara luas. Ia berharap Kementerian Ekonomi Kreatif dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pelaksanaannya.

Tatler Asia merupakan media gaya hidup mewah terkemuka di kawasan Asia yang mengangkat tokoh, gagasan, dan kisah berpengaruh di bidang mode, gaya hidup, serta kepemimpinan. Saat ini Tatler Asia hadir di berbagai negara di Asia dan terus memperluas jangkauan pasarnya ke kawasan lain.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekraf turut didampingi Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Amir Hamzah serta Direktur Fesyen Romi Astuti.