BPJS Kesehatan Optimalkan Layanan Digital dan Posko Mudik Saat Libur Lebaran

0
62

(Vibizmedia – Jakarta) Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan intensif dalam sepekan terakhir untuk memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal selama periode libur Lebaran 2026.

Menurut Akmal, sejumlah langkah telah disiapkan agar peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kepesertaan dengan mudah, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan libur Idulfitri.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiagakan 126 kantor BPJS Kesehatan yang tetap memberikan layanan kepada masyarakat selama masa libur Lebaran. Layanan tersebut meliputi administrasi kepesertaan, pemberian informasi, hingga penanganan pengaduan peserta.

“Pada masa Lebaran kami memastikan seluruh peserta tetap dapat mengakses layanan kepesertaan, termasuk untuk mengecek apakah status kepesertaannya aktif atau tidak. Dengan demikian, peserta yang sedang mudik tetap merasa aman, nyaman, dan terlindungi di mana pun berada,” ujar Akmal dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menyiapkan Posko Mudik BPJS Kesehata yang akan beroperasi pada 13–16 Maret 2026 di delapan titik strategis jalur mudik. Sementara itu, kantor BPJS Kesehatan yang disiagakan selama periode libur Lebaran akan melayani masyarakat pada pukul 08.00–13.30 WIB, termasuk pada 18–24 Maret 2026.

Akmal menjelaskan terdapat tiga layanan utama yang tetap dapat dimanfaatkan peserta selama periode tersebut, yaitu layanan administrasi kepesertaan, layanan informasi, serta layanan pengaduan.

Manfaatkan Layanan Digital

Untuk mempermudah akses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan berbagai kanal layanan digital. Peserta dapat memanfaatkan layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165, serta BPJS Kesehatan Care Center 165 yang tetap beroperasi selama masa libur Lebaran.

Selain itu, peserta juga dapat menggunakan aplikasi Mobile JKN yang menyediakan berbagai fitur layanan kepesertaan secara daring.

Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat mengecek status kepesertaan, mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat, melihat nomor kontak fasilitas kesehatan, memantau ketersediaan kamar rawat inap di rumah sakit, hingga menyampaikan informasi maupun pengaduan.

“Dengan layanan digital tersebut, akses pelayanan BPJS Kesehatan kini berada dalam genggaman peserta. Jadi peserta tidak harus datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengecek status kepesertaan,” jelas Akmal.

BPJS Kesehatan juga mengimbau peserta untuk memaBPstikan status kepesertaan tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik, salah satunya dengan membayar iuran secara tepat waktu.

Saat ini tersedia 955.470 kanal pembayaran iuran yang tersebar di berbagai wilayah. Kanal tersebut terdiri dari sekitar 81 ribu layanan ATM dan perbankan, 40.406 kanal pembayaran melalui lembaga nonbank, serta lebih dari 834 ribu payment point.

Untuk membantu peserta yang memiliki tunggakan iuran, BPJS Kesehatan menyediakan Program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap) yang memungkinkan peserta mencicil tunggakan hingga lunas. Selain itu, terdapat juga fitur Autodebit, yaitu sistem pembayaran iuran yang secara otomatis memotong saldo rekening peserta sehingga dapat menghindari keterlambatan pembayaran.

“Pendaftaran kedua layanan tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN maupun dengan menghubungi Care Center 165,” tambahnya.

Akmal menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta JKN selama masa libur Lebaran.

“Libur Lebaran bukan berarti berhenti peduli. BPJS Kesehatan hadir dengan empati agar setiap peserta JKN tetap merasa tenang dan terlayani saat merayakan hari kemenangan bersama keluarga, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.