Riset dan Teknologi Jadi Kunci Penanganan Sampah Nasional

0
103
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, meninjau fasilitas pengolahan sampah di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) Cilangkap. (Foto: Kemendiktisaintek)

(Vibizmedi – Jakarta) Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan sampah nasional melalui pendekatan berbasis riset dan pemanfaatan teknologi.

Upaya ini ditandai dengan kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto ke fasilitas pengolahan sampah di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) Cilangkap, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Kunjungan tersebut juga dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin serta Panglima TNI Agus Subiyanto, sebagai bagian dari sinergi strategis antarinstansi dalam menghadapi kompleksitas persoalan sampah nasional.

Dalam peninjauan tersebut, Brian menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi teknologi yang dapat diterapkan secara efektif di berbagai skala. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, institusi pertahanan, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang adaptif dan berkelanjutan.

Salah satu fokus kunjungan adalah fasilitas Mesin Olah Runtah (Motah) di Mabes TNI yang dinilai sebagai contoh nyata penerapan teknologi pengolahan sampah. Sistem ini mampu mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan nilai tambah melalui proses yang efisien.

Pendekatan tersebut dinilai relevan untuk direplikasi di berbagai daerah guna menekan beban tempat pembuangan akhir (TPA) serta mendorong pengelolaan sampah yang lebih produktif.

Sebelumnya, pemerintah juga telah mempercepat pengembangan teknologi pengolahan sampah skala mikro sebagai bagian dari strategi nasional. Dalam berbagai forum, Brian menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat inovasi sekaligus laboratorium penerapan teknologi di lapangan.

Melalui gerakan pengelolaan sampah di lingkungan kampus, berbagai inovasi terus dikembangkan untuk kemudian dihilirisasi dan distandarisasi agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Kunjungan ke fasilitas Motah ini menjadi langkah konkret dalam menghubungkan kebijakan, riset, dan implementasi. Pemerintah berharap model pengolahan sampah berbasis teknologi ini dapat mempercepat adopsi solusi yang efektif, terukur, dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.