Hangat di Blue House, Lee Jae Myung dan Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis RI–Korea Selatan

0
39
Bilateral Indonesia-Korea Selatan
Presiden Republik Korea Lee Jae Myung menyelenggarakan jamuan santap siang kenegaraan sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Prabowo Subianto dan delegasi Indonesia di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu, 1 April 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Lee Jae Myung menyampaikan kegembiraannya dapat kembali bertemu Presiden Prabowo Subianto dalam suasana istimewa yang sarat makna, bertepatan dengan musim semi di Republik Korea dan momentum Idulfitri di Indonesia yang melambangkan awal baru.

Hal tersebut disampaikan Presiden Lee saat menggelar jamuan santap siang kenegaraan di Cheong Wa Dae pada Rabu, 1 April 2026, sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Prabowo beserta delegasi Indonesia.

“Senang sekali bisa bertemu dengan Anda. Saya bertemu Presiden Prabowo pada musim gugur tahun lalu, dan sekarang di musim semi Korea, ketika seluruh alam kembali hidup, dan tepat setelah Lebaran Indonesia, yang menandai awal yang baru, sungguh suatu kehormatan besar dapat menyambut Presiden Prabowo sebagai tamu negara kami,” ujar Presiden Lee.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Lee menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah hubungan kedua negara, yang ditandai dengan peningkatan status menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus. Ia menilai peningkatan tersebut akan memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, ekonomi, inovasi, hingga budaya.

Presiden Lee juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Prabowo terhadap perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi di Indonesia. Ia menyoroti potensi besar kerja sama investasi strategis, termasuk melalui Danantara Fund yang kini dinilai memiliki skala global.

“Saya juga menantikan kerja sama investasi strategis yang kuat yang dilakukan melalui Danantara, yang telah berkembang menjadi sovereign fund berskala global,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Lee menyinggung keberhasilan kerja sama pengembangan pesawat tempur bersama sebagai simbol terbukanya peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk di sektor maritim dan teknologi kecerdasan buatan.

Menurut Presiden Lee, dirinya dan Presiden Prabowo memiliki kesamaan visi dalam menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama, serta komitmen untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif.

“Presiden Prabowo dan saya memiliki banyak kesamaan pandangan, yaitu bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama dalam menjalankan pemerintahan kami,” katanya.

Menggambarkan eratnya hubungan Indonesia dan Korea Selatan, Presiden Lee bahkan mengutip peribahasa Indonesia yang mencerminkan keterikatan yang saling menguatkan. Ia pun optimistis terhadap masa depan hubungan kedua negara yang dinilai akan semakin kokoh dan saling menguntungkan.

“Dengan membangun di atas fondasi ini, saya yakin bahwa persahabatan, kepercayaan, dan kerja sama antara kedua negara kita akan membuahkan hasil yang gemilang. Saya mendoakan Presiden Prabowo kesehatan yang baik, dan saya berharap masa depan di mana Korea dan Indonesia akan bersinar dan makmur bersama,” pungkas Presiden Lee.