Pemerintah Tetap Solid di Tengah Gejolak Global, Presiden: Kinerja Dinilai Efektif dan Terkendali

0
134
Rapat Kerja Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026). Rapat ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperkuat konsolidasi menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengapresiasi capaian pemerintah selama tahun pertama masa kepemimpinannya. Ia menilai berbagai program strategis telah menunjukkan hasil nyata, meskipun dihadapkan pada situasi dunia yang penuh ketidakpastian, konflik, dan tekanan geopolitik.

“Kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata. Namun, kita juga menghadapi kondisi global yang penuh gejolak, konflik, dan perang yang berdampak pada stabilitas dunia,” ujar Presiden.

Prabowo menegaskan, pemerintah mampu menavigasi berbagai tantangan global dengan tetap menjaga arah pembangunan nasional. Dalam satu setengah tahun terakhir, menurutnya, kinerja pemerintah terbukti efektif, tangguh, dan mampu menjalankan tugas bernegara secara optimal.

Ia juga menyoroti kondisi Indonesia yang relatif stabil dibandingkan banyak negara lain, meskipun dunia tengah menghadapi krisis, termasuk dampak konflik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga energi global.

“Berdasarkan data dan laporan para menteri, kondisi kita cukup aman. Tantangan memang ada, tetapi kita mampu mengatasinya,” tegasnya.

Presiden pun menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar lembaga, meningkatkan kecepatan eksekusi program, serta memastikan setiap kebijakan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Rapat kerja ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan di tengah tekanan global yang terus berkembang.