Apa Itu “Panic Pouches” dan Benarkah Dapat Membantu Mengatasi Kecemasan?

0
40
Panic Pouches

(Vibizmedia-Kolom) Jika seseorang sedang merasa tertekan, ada kemungkinan ia dapat mempelajari cara yang sedang populer di kalangan Generasi Z. Banyak anggota Gen Z membagikan melalui media sosial sebuah cara sederhana (DIY) untuk meredakan kecemasan, yaitu membuat perlengkapan kecil yang disebut panic pouch. Kantong mungil tersebut diisi dengan berbagai benda yang dirancang untuk membangkitkan rasa tenang ketika dibutuhkan.

Gagasan utamanya adalah bahwa ketika kecemasan meningkat, seseorang dapat mengeluarkan beberapa benda yang merangsang indra sehingga pikirannya tidak terus terjebak dalam lingkaran kecemasan yang semakin membesar.

Lalu, apakah panic pouch benar-benar bermanfaat? Para pakar kesehatan mental menjelaskan bahwa perlengkapan kecil yang berisi alat bantu sensorik, teknik grounding, atau benda-benda yang memberikan rasa nyaman memang dapat membantu memutus siklus umpan balik yang memicu kepanikan. Dengan cara itu, perhatian seseorang dapat kembali terfokus pada kondisi saat ini sehingga sistem saraf memiliki kesempatan untuk menjadi lebih tenang.

Apa Itu Panic Pouch?

Terapis pernikahan dan keluarga di Minneapolis, Erin Pash, LMFT, menjelaskan bahwa panic pouch dapat dipandang sebagai kotak P3K portabel untuk kondisi emosional seseorang.

Sementara itu, psikiater Avani K. Patel, MD, dari Jackson, Mississippi, menerangkan bahwa seluruh panic pouch pada dasarnya memiliki kerangka yang sama. Menurutnya, isi kantong tersebut biasanya terdiri atas satu alat grounding berbasis sentuhan, satu pengingat untuk latihan pernapasan atau pengaturan sistem saraf, satu alat bantu kognitif seperti kartu berisi kalimat pengingat, satu benda yang memberikan rangsangan sensorik melalui aroma, rasa, atau suhu tertentu, serta bila diperlukan obat atau suplemen yang telah direkomendasikan oleh tenaga medis.

Mengapa Panic Pouch Menjadi Tren?

Psikolog konsultan Ryan C. Warner, PhD, dari Houston, menjelaskan bahwa perlengkapan tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap alat bantu yang sederhana, praktis, dan dapat digunakan sendiri.

Menurut Dr. Warner, panic pouch juga sejalan dengan perubahan pendekatan dalam menghadapi kecemasan. Banyak orang kini lebih memilih strategi kecil yang dapat digunakan secara langsung ketika kecemasan muncul dibandingkan metode yang lebih panjang atau lebih terstruktur.

Sementara itu, Dr. Patel mengatakan bahwa semakin banyak orang ingin memiliki kendali terhadap kesehatan mental mereka sendiri, dan hal tersebut merupakan perkembangan yang positif. Namun, ia menegaskan bahwa alat bantu seperti panic pouch harus didasarkan pada bukti ilmiah, digunakan secara sadar, dan bila diperlukan tetap menjadi bagian dari penanganan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Panic Pouch Mendukung Kesehatan Mental?

Walaupun belum ada penelitian khusus mengenai panic pouch, para ahli menjelaskan bahwa sebagian besar komponen yang terdapat di dalamnya berasal dari teknik-teknik yang telah lama digunakan dalam praktik kesehatan mental.

Membantu Teknik Grounding

Salah satu tujuan utama isi panic pouch adalah membantu seseorang tetap berpijak pada momen saat ini ketika kecemasan muncul. Teknik grounding merupakan strategi untuk menenangkan diri dengan mengalihkan perhatian dari pikiran yang berpacu menuju pengalaman yang sedang berlangsung melalui sentuhan, rasa, aroma, atau gerakan. Pendekatan tersebut telah lama digunakan dalam terapi untuk menghentikan lingkaran kecemasan.

Pash menjelaskan bahwa benda-benda yang melibatkan sentuhan, seperti mainan fidget atau benda bertekstur, dapat membantu mengarahkan energi cemas ke aktivitas fisik sehingga mengaktifkan respons grounding melalui indera peraba.

Menenangkan Respons Sistem Saraf

Ketika kecemasan meningkat, tubuh memasuki kondisi fight-or-flight. Pada saat itu laju pernapasan dapat meningkat dengan cepat disertai berbagai gejala fisik lainnya.

Untuk membantu menenangkan respons tersebut, latihan pernapasan sering direkomendasikan sebagai teknik mindfulness. Karena itu, sebuah kartu kecil berisi panduan bernapas perlahan yang disimpan di dalam panic pouch dinilai memiliki manfaat klinis.

Dr. Patel menjelaskan bahwa teknik pernapasan berirama atau pernapasan diafragma yang dilakukan secara perlahan telah didukung oleh banyak bukti ilmiah dalam membantu menurunkan aktivasi sistem saraf simpatis.

Mengalihkan Perhatian dari Pemicu Stres

Serangan panik cenderung membuat seseorang semakin fokus pada sensasi tubuh dan pikiran yang menimbulkan kecemasan.

Namun, ketika perhatian dialihkan ke aktivitas lain, otak memperoleh kesempatan untuk melakukan “reset” sehingga kepanikan dapat berkurang sementara seseorang menunggu momen tersebut berlalu.

Dr. Warner menjelaskan bahwa benda-benda seperti fidget tool, bola antistres, atau putty dapat membantu mengalihkan perhatian tersebut. Menurutnya, benda-benda itu berpotensi menurunkan respons fisiologis terhadap stres dengan mengaktifkan jalur sensorik.

Selain itu, Pash juga menyarankan penggunaan aroma sebagai media sensorik, misalnya melalui minyak esensial atau benda kecil yang memiliki wangi tertentu.

Apakah Perlu Membuat Panic Pouch Sendiri?

Dr. Patel menjelaskan bahwa bagi orang yang hanya mengalami gejala kecemasan ringan dan sesekali muncul, membuat panic pouch dapat menjadi salah satu pilihan yang bermanfaat.

Menurutnya, panic pouch sebaiknya digunakan sebagai alat pelengkap, terutama bagi individu dengan kecemasan ringan hingga sedang. Namun, perlengkapan tersebut tidak boleh menggantikan terapi yang didukung bukti ilmiah, seperti psikoterapi maupun penggunaan obat ketika memang diperlukan.

Di sisi lain, Dr. Warner mengingatkan bahwa terlalu bergantung pada isi panic pouch juga dapat menimbulkan dampak yang kurang baik.Ia menjelaskan bahwa apabila perlengkapan tersebut menjadi satu-satunya cara seseorang menghadapi kecemasan, kondisi itu justru dapat memperkuat perilaku menghindar daripada membantu seseorang belajar menghadapi kecemasannya. Dalam beberapa kasus, panic pouch bahkan dapat berubah menjadi safety object yang tanpa disadari mempertahankan siklus kecemasan. Ia juga mengingatkan bahwa rasa tenang dalam jangka pendek tidak boleh disamakan dengan penanganan terhadap penyebab utama gangguan kecemasan.

Selain itu, terdapat kondisi tertentu di mana panic pouch bukanlah solusi yang tepat. Para ahli menjelaskan bahwa penderita gangguan panik berat, gangguan kecemasan berat, atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD) sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan panic pouch atau strategi mandiri lainnya sebagai pengganti pengobatan medis.

Membawa Rasa Tenang

Perlengkapan panic pouch dapat membantu memberikan rasa tenang secara cepat ketika kecemasan muncul. Namun, perlengkapan tersebut tidak mampu mengatasi penyebab utama gangguan kecemasan maupun gangguan panik. Oleh karena itu, panic pouch lebih tepat digunakan sebagai alat pendamping yang membantu menjembatani keterampilan yang dipelajari dalam terapi dengan situasi nyata ketika kecemasan muncul secara tiba-tiba.

Erin Pash menjelaskan bahwa teknik grounding dan pengaturan sensorik bukanlah konsep baru. Menurutnya, kedua pendekatan tersebut telah lama menjadi bagian penting dalam terapi berbasis trauma maupun terapi somatik. Ia menambahkan bahwa fakta bahwa teknik-teknik tersebut kini hadir dalam kantong kecil yang menarik dan populer di TikTok menunjukkan semakin banyak orang yang benar-benar memanfaatkannya, dan hal itu dapat dipandang sebagai perkembangan yang positif.