Usai Tertahan Berbulan-bulan, Pertamina Pride Berlayar Menuju Cilacap Bawa 2 Juta Barel Minyak

0
64
Pertamina Pride
DOK: PERTAMINA

(Vibizmedia-Nasional) PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman. Keberhasilan tersebut menandai bahwa dua kapal milik Pertamina yang sempat tertahan di kawasan Teluk Arab kini telah kembali beroperasi dan melanjutkan pelayaran menuju Indonesia.

Pelaksana Tugas (Pjs) Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan keberhasilan Pertamina Pride menyusul kapal Gamsunoro yang lebih dulu berhasil keluar dari kawasan strategis tersebut.

“Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz. Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini dapat kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa,” ujar Vega dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).

Pertamina Pride mulai bergerak dari Teluk Arab pada Selasa (7/7) pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB. Kapal kemudian berhasil melewati area kritis dan melintasi Selat Hormuz pada Rabu (8/7) pukul 00.15 waktu setempat setelah melalui proses perencanaan yang matang.

Keberhasilan pelayaran tersebut merupakan hasil dari mitigasi risiko yang dilakukan secara menyeluruh oleh PIS. Penentuan waktu keberangkatan hingga rute pelayaran dilakukan berdasarkan penilaian risiko yang ketat dengan mempertimbangkan aspek keamanan, teknis, operasional, asuransi, hingga kesiapan awak kapal.

Selama proses pelayaran, Pertamina Pride dipantau secara intensif selama 24 jam. Awak kapal terus berkoordinasi dengan tim darat yang bersiaga di pusat krisis (crisis center) PIS guna memastikan setiap tahapan pelayaran berlangsung aman.

“Keberhasilan ini menunjukkan mitigasi risiko dan pemantauan operasional yang kami lakukan berjalan efektif dalam menjaga keselamatan pelayaran di tengah dinamika kawasan,” kata Vega.

Kapal tanker Pertamina Pride yang memiliki kapasitas angkut hingga 2 juta barel minyak mentah kini langsung melanjutkan perjalanan menuju Kilang Cilacap, Jawa Tengah. Kapal diperkirakan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026 untuk mendukung kebutuhan bahan baku kilang dan menjaga ketahanan energi nasional.

PIS memastikan seluruh awak kapal berada dalam kondisi selamat dan sehat. Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi keamanan di jalur pelayaran internasional serta berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjamin keselamatan kru, keamanan muatan, dan kelancaran distribusi energi nasional.

“PIS menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan perhatian dari seluruh masyarakat serta para pemangku kepentingan sehingga kedua kapal, Gamsunoro dan Pertamina Pride, dapat berlayar keluar dari Selat Hormuz dengan selamat,” tutup Vega.

Keberhasilan kedua kapal melintasi Selat Hormuz menjadi kabar positif bagi sektor energi nasional. Selain memastikan pasokan minyak mentah tetap terjaga, pencapaian ini juga mencerminkan kesiapan PIS dalam mengelola risiko operasional di salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.