Tim Ekspedisi Patriot UI Bangun Jembatan untuk Perkuat Akses Warga di Teluk Wondama

0
59
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) mewujudkan semangat kemerdekaan melalui aksi nyata bersama masyarakat di Lokus Werianggi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. (Foto: Kementrans)

(Vibizmedia – Nasional) Semangat kemerdekaan diwujudkan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) melalui aksi nyata bersama masyarakat di Lokus Werianggi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Tim membangun sebuah jembatan yang menjadi akses penting bagi mobilitas dan aktivitas warga sebagai bagian dari kegiatan bakti transmigrasi dalam program TEP 2026.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengapresiasi inisiatif TEP UI yang tidak hanya melakukan pemetaan potensi kawasan, tetapi juga terjun langsung membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya mengapresiasi kepedulian Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia yang bertugas di Lokus Werianggi, Teluk Wondama. Kehadiran mereka tidak berhenti pada kajian dan rekomendasi, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Inilah semangat yang kita harapkan dari para Patriot,” ujar Iftitah dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Pembangunan Jembatan Patriot UI Wondama merupakan hasil kerja sama antara anggota TEP UI dan masyarakat Werianggi. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, mendukung kegiatan sosial dan ekonomi, serta memperkuat konektivitas di kawasan transmigrasi.

Menurut Iftitah, Transformasi Transmigrasi menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan kawasan. Karena itu, para anggota TEP didorong untuk memahami kondisi serta kebutuhan warga secara langsung, sekaligus menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan menghadirkan kemajuan yang nyata. Dari Werianggi, kita melihat bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Kepedulian, gotong royong, dan keberanian untuk turun langsung dapat menjadi awal perubahan bagi masyarakat,” katanya.

Perwakilan Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI, Hendra Kaprisma, mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

“Jembatan ini bagi kami bukan hanya soal memperbaiki sebuah akses yang rusak. Ini adalah simbol bahwa pembangunan akan menjadi lebih kuat ketika dilakukan bersama. Ada pemerintah, perguruan tinggi, dan yang paling penting adalah masyarakat yang ikut bekerja dan memiliki pembangunan tersebut,” ujar Hendra, Minggu (16/8/2026).

Sebanyak 22 anggota TEP UI dari 20 tim yang ditempatkan di kawasan Werianggi-Werabur turut terlibat langsung dalam pengerjaan jembatan tersebut. Kegiatan itu menjadi bagian dari kontribusi TEP UI melalui riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Aksi di Werianggi menunjukkan bahwa Transformasi Transmigrasi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan kawasan yang lebih terhubung dan produktif.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pengembangan potensi lokal sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Melalui semangat bakti transmigrasi, kontribusi TEP UI di Werianggi menjadi bagian dari upaya menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru serta memperkuat fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.