Investasi IWIP Tembus US$ 20 Miliar, Komitmen Lindungi Investor Ditegaskan

0
89
Kawasan Industri
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Komitmen untuk menghormati, melindungi, dan menjaga seluruh investasi yang ditanamkan di Indonesia, baik dari dalam maupun luar negeri, kembali ditegaskan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam peresmian komersialisasi dan peletakan batu pertama 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

“Komitmen Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari mana pun yang ditanamkan di bumi Indonesia. Kita berkomitmen untuk menjaga kemitraan kita dengan sebaik-baiknya adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita,” ujar Presiden.

Apresiasi juga disampaikan kepada para mitra dari dalam dan luar negeri yang telah memberikan kepercayaan dan berkontribusi dalam pengembangan industri hilirisasi di Indonesia.

Kepercayaan dan kolaborasi dengan para investor dinilai menjadi fondasi penting untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Hubungan tersebut juga dibangun atas dasar kepercayaan, persahabatan, dan semangat kekeluargaan.

“Mereka yang percaya sama Indonesia, mereka yang berani bekerja sama di wilayah baru sama Indonesia, kita anggap saudara kita. Adalah tradisi bangsa Indonesia, adalah adat bangsa kita,” katanya.

Perkembangan investasi di kawasan IWIP terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan Menteri Investasi, realisasi investasi di kawasan tersebut telah melampaui US$20 miliar, dengan rencana tambahan investasi sekitar US$7 miliar pada masa mendatang.

Pengembangan kawasan industri tersebut juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Sejak IWIP dikembangkan, jumlah tenaga kerja yang terserap telah mencapai lebih dari 100 ribu orang.

Perkembangan investasi dan aktivitas industri di kawasan tersebut turut memperkuat optimisme terhadap prospek perekonomian Indonesia.

“Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, Indonesia akan kolaps. Tiap bulan diramalkan kita akan kolaps, tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ujar Presiden.

Kemitraan dengan para investor diharapkan terus diperkuat sehingga pengembangan industri hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih atas kemitraan dan kepercayaan saudara-saudara. Semoga kemitraan kita dan persahabatan kita membawa kedua bangsa kita semakin erat, semakin dekat, dan semakin membawa manfaat untuk rakyat kita bersama,” pungkasnya.