Renovasi 90 Gedung Sekolah, DKI Jakarta Perluas Akses Pendidikan Gratis

0
143
Pendidikan
Pendidikan. DOK: PEMKOT JAKBAR

(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat investasi di sektor pendidikan melalui renovasi gedung sekolah, bantuan biaya pendidikan, hingga perluasan program sekolah gratis. Salah satu target yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung adalah renovasi 90 gedung sekolah untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan kenyamanan belajar siswa.

Pramono menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada Konferensi Education International Asia Pacific di Shangri-La Jakarta, Selasa (13/10/2026). Menurutnya, penyediaan lingkungan belajar yang lebih baik menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh siswa memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.

“Sejak tahun 2025, kami memiliki target untuk merenovasi 90 gedung sekolah guna meningkatkan fasilitas pendidikan di seluruh penjuru kota,” kata Pramono.

Selain meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan dukungan finansial kepada siswa dan mahasiswa melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Saat ini, lebih dari 700 ribu siswa tercatat menerima bantuan melalui KJP Plus, sedangkan program KJMU telah menjangkau lebih dari 50 ribu mahasiswa. Kedua program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mengakses pendidikan dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.

Pramono menegaskan, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Pemprov DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta yang direncanakan untuk tahun depan. Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi masyarakat, terutama dari kalangan ekonomi bawah, untuk melanjutkan pendidikan, termasuk ke luar negeri.

Di sisi lain, perluasan akses pendidikan juga dilakukan melalui program Sekolah Gratis yang melibatkan sekolah swasta. Hingga saat ini, program tersebut telah mencakup 103 sekolah swasta di Jakarta.

Pramono menilai, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui pembangunan fasilitas dan pemberian bantuan biaya. Kualitas tenaga pendidik juga harus menjadi perhatian agar proses pembelajaran berjalan optimal.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memberikan dukungan kepada para guru, termasuk tenaga pendidik yang mengajar di sekolah swasta. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan dan masa depan generasi muda.

Pramono menambahkan, kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi nyata di lapangan. Pemerintah perlu mendengarkan aspirasi warga serta menggunakan data yang andal sebagai dasar pengambilan keputusan.

Ia menegaskan, investasi pendidikan akan terus diperkuat agar setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan mengejar cita-cita tanpa dibatasi latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi.