Kontras Dengan Tiongkok, Kinerja Manufaktur Jepang Lanjutkan Ekspansi

0
900

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Jepang memang tercatat mengalami kontraksi pada bulan bulan April-Juni 2015 lalu karena perlambatan ekonomi di Tiongkok. Pemerintah Jepang sendiri sudah memangkas penilaian ekonomi untuk negaranya pada pekan lalu dengan mempertimbangkan lemahnya permintaan ekspor sekarang ini yang sudah berdampak pada ambruknya aktivitas industri di negara ini yang hingga bulan Agustus lalu masih bertahan pada teritori negatif. Sebagai informasi, hingga bulan September lalu, aktivitas ekspor di negara ini terpantau masih lesu demikian juga dengan impornya. Namun demikian, nampaknya tantangan tersebut tidak mengurangi kinerja manufaktur di negara ini.

Pasalnya, cukup kontras dengan kinerja manufaktur Tiongkok yang sudah menyentuh fase kontraksi selama satu tahun terakhir ini, aktivitas manufaktur di Jepang pada bulan Oktober ini justru genap memasuki bulan ke-6 nya berhasil bertahan pada fase ekspansinya karena sejumlah permintaan domestik dan ekspor baru terhadap produk pabrik di negara ini meningkat dimana PMI manufaktur Jepang pada bulan ini berakhir pada level 52,4. Sebagai informasi, aktivitas manufaktur Jepang pada bulan Oktober ini adalah yang terkuat dalam setahun terakhir. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

 

Read more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here