Perdagangan saham bursa Jepang akhir pekan (1/5) kembali dibuka dengan indeks Nikkei yang negatif melanjutkan penderitaan tekanan Yen yang cukup kuat perdagangan sebelumnya. Pelemahan indeks diawal perdagangan ini menghiraukan rentetan data fundamental positif yang dirilis sebelum perdagangan dibuka.
Inflasi konsumen Jepang yang diumumkan naik 2,2 persen pada bulan Maret, melebihi ekspektasi untuk kenaikan 2,1 persen dan naik dari 2,0 persen pada bulan Februari. Sementara itu dilaporkan juga pengeluaran rumah tangga jatuh 10,6 persen secara tahunan di bulan Maret yang juga naik dari bulan sebelumnya di 2,9 persen meski di bawah perkiraan pasar 12,1 persen.
Data positif berikutnya dilaporkan tingkat pengangguran negeri sakura ini turun menjadi 3,4 persen, data yang lebih rendah dari bulan Februari di 3,5 persen. Data-data ini tidak berhasil mengangkat saham unggulan yang dibuka anjlok seperti saham Softbank dan Fast Retailing yang dibuka turun masing-masing 0,5 dan 0,1 persen, dan juga saham raksasa elektronik Sony menurun 1 persen.
Hendri Timotius/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens









