Pada pembukaan perdagangan Selasa pagi ini mata uang rupiah terpantau mengalami penurunan yang signifikan terhadap dollar AS (12/5). Rupiah kembali melemah untuk dua sesi berturut-turut seiring dengan rally yang kembali dialami oleh dollar AS. Mata uang Amerika Serikat memang sedang berada dalam momentum kenaikan.
Para perdagangan hari ini nilai tukar dollar AS terpantau melanjutkan rally. Indeks dollar menguat untuk empat sesi berturut-turut dan berpotensi untuk kembali melemahkan nilai tukar rupiah. Kenaikan dollar AS disebabkan oleh rilis data ekonomi yang cukup baik dari Amerika Serikat, terutama dari sektor tenaga kerja.
Di samping itu euro yang melempem juga menjadi penyebab kenaikan dollar. Malam tadi dalam pertemuan para menteri keuangan kawasan euro diputuskan bahwa Yunani harus mengembalikan utang senilai 750 juta euro kepada IMF.
Read more
Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens









