Pekan ini tingkat produksi industri Amerika Serikat (AS) periode April dilaporkan kembali turun memasuki bulan kelimanya berturut-turut, Penurunan ini dilansir disebabkan oleh penurunan yang terjadi atas output pertambangan dan utilitas. Seperti diketahui produksi tambang di AS dilaporkan turun 0,8 persen karena pengeboran minyak dan sumur gas jatuh 14,5 persen, penurunan ini memasuki bulan keempatnya berturut-turut. Sementara itum produksi utilitas juga anjlok 1,3 persen, disebabkan oleh berkurangnya permintaan akibat cuaca yang lebih hangat untuk pemanasan.
Rilis data ini menyambung rilis data pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal pertama lalu yang juga mengalami perlambatan, sehingga banyak ekonom yang yakin bahwa pada kuartal kedua ini ekonomi AS masih akan tertahan laju rebound nya. Seperti dilaporkan The Fed, tingkat output industri AS turun 0,3 persen di bulan April setelah di bulan sebelumnya juga mencatat penurunan yang serupa.
Angka pertumbuhan tingkat produksi di bulan April ini masih belum sesuai dengan prediksi ekonom yang sebelumnya memperkirakan produksi industri di Negeri Paman Sam ini minimal dapat mencatat kenaikan tipis sebesar 0,1 persen dari bulan sebelumnya. Tidak hanya rilis ini saja yang meleset dari prediksi ekonom, pasalnya rilis data penjualan ritel AS di bulan April pun juga dilaporkan cukup lemah.
Stephanie Rebecca/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens









