Dengan kondisi ekonomi yang memiliki keterkaitan tinggi terhadap ekonomi Tiongkok daratan dan adanya kebijakan moneter yang akan diambil oleh Amerika Serikat (AS) di tahun ini, maka Hong Kong tentunya akan merasakan dampak yang cukup besar dari kedua negara tersebut, ditambah juga dengan adanya ketidakstabilan politik di Hong Kong sendiri.
Sebelumnya pada rentang waktu tahun 2004 – 2006 dimana The Fed lakukan pengetatan kebijakan moneternya, ekonomi Hong Kong terselamatkan dengan adanya peningkatan yang cukup besar pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Namun kali ini kondisinya berbeda, karena Tiongkok sendiri berada pada kondisi lemahnya ekspansi ekonomi, sehingga dengan kondisi demikian ekonomi Hong Kong berpeluang cukup besar untuk alami tantangan besar.
Sebagai informasi saja, Hong Kong sejak tahun 1983 memberlakukan kebijakan berupa fix rate mata uang mereka dengan dollar AS, sehingga dengan kondisi demikian perubahan tingkat suku bunga di Amerika akan juga diikuti dengan kebijakan serupa di Hong Kong.
Stephanie Rebecca/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens









