Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari Kamis (21/5) tercatat alami penguatan sebesar 0.38 persen ke posisi 5,313. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 ditutup menguat 0.55 persen ke level 927. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 5,275 dan level tertinggi 5,335.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak bergerak dalam penguatan ditengah sentimen acuan suku bunga dalam negeri yang didukung dengan menguatnya nilai tukar rupiah. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%, dengan suku bunga Deposit Facility 5,50% dan Lending Facility pada level 8,00% serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dalam kisaran 2,5-3% terhadap PDB dalam jangka menengah.
Bank Indonesia juga melonggarkan kebijakan makroprudensial melalui revisi ketentuan GWM-LDR, ketentuan LTV untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), serta ketentuan pembayaran uang muka (down payment) untuk Kredit.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens








