
(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah menilai bahwa Tiongkok belum pernah terlibat dalam lelang pembelian surat utang Indonesia, besarnya cadangan yang dimiliki Tiongkok menjadi dasar dimana pemerintah ingin memberikan penawarannya.
Oleh karena itu, Kementerian Keuangan menawarkan pengajuan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia kepada Bank Sentral China, ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro Jumat (10/7), yang sampai dengan saat ini, Tiongkok belum pernah terlibat dalam pembelian surat utang di Indonesia.
Dengan memiliki tiga kelompok investor antara lain kelompok jangka pendek, investor swasta dengan tenor panjang dan kelompok pemerintah dan Bank Sentral. Pemerintah berharap bisa mendapatkan dana besar untuk di kucurkan dengan tidak mematok besaran dari penawaran yang diberikan.
Investor yang paling banyak adalah bank sentral karena tidak berorientasi pada spekulan dan bersifat normal dengan jangka panjang dan tidak spekulasi, dampak pelemahan pasar saham Tiongkok ke Indonesia cukup beragam perlu adanya kewaspadaan.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








