(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah telah mengalokasikan dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 11,8 triliun dan sumber dana alokasi khusus (DAK) Infrastruktur sebesar Rp 3,2 triliun untuk infrastruktur dan pengembangan kawasan permukiman, air minum dan sanitasi, irigasi, serta pembangunan jalan dan jembatan.
Proyek pembangunan tersebut akan direalisasikan hasil dari patungan kedua instansi antara pemerintah pusat dan daerah dengan dana investasi yang berasal dari APBN sebesar Rp 800 miliar dan Rp 1,2 triliun berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Realisasi desain besar pembangunan pulau Kalimantan telah masuk dalam kerangka perencanaan RPJMN 2015-2019, dari pelaksanaan lelang konstruksi yang sudah dimulai dari awal Juli 2015 dan telah melengkapi seluruh persyaratan serta telah diterimanya surat penyerahan lahan dari pemerintah daerah setempat, pada September 2015 Kementerian PUPR akan mengumumkan hasil lelang konstruksi 2 seksi tol Balikpapan – Samarinda.
Proyek tol Balikpapan – Samarinda yang merupakan salah satu dari 10 proyek investasi prioritas pemerintah yang akan dimulai pelelangannya tahun ini memiliki panjang 99,02 kilometer, nilai investasinya sebesar Rp 14,9 triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp 9,6 triliun.
Saat ini, proyek yang telah mengantongi pembebasan lahan hingga 90% ini, direktur Pembangunan Jalan Kementerian PUPR Achmad Gani Ghazali mengatakan surat yang berasal dari kementerian dari gubernur Kalimantan Timur terkait penyerahan lahan yang sudah dibebaskan akan segera disusulkan serta komitmen pembebasan lahan hingga 100% nya.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









