(Vibizmedia – Nasional) Ditengah-tengah gencarnya Tiongkok dan Jepang mendapatkan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta – Bandung, Tiongkok menawarkan pengunaan komponen lokal dalam pembangunan kereta api cepat sebesar 60% kepada Indonesia.
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xie Fang mengatakan bahwa persaingan sengit antara Jepang, Tiongkok tawarkan penggunaan komponen lokal untuk pembangunan kereta api cepat sebesar 60% sedangkan Tiongkok 40% untuk membuktikan komitmen terhadap kedaulatan Indonesia.
Pemerintah ingin adanya kontribusi dalam negeri terhadap pembangunan megaproyek, isu yang menarik bagi pemerintah Indonesia untuk memilih, Tiongkok berikan keunggulannya dibandingkan Jepang dengan menawarkan rel kereta api cepat lebih panjang 10 kilometer dan lebih murah dibandingkan penawaran dari Jepang, ungkap Xie Fang usai menemui Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dikantornya, Senin (31/8).
Penambahan tersebut ditujukan untuk meringankan kemacetan di kota Jakarta yang akan di masukkan koneksikan ke 3 stasiun di Jakarta yaitu Manggarai, Gambir dan Stasiun Baru di Halim Perdanakusuma.
Setelah menyelesaikan studi kelayakannya beberapa bulan lalu, Tiongkok memberikan penawaran investasi untuk pembangunan kereta cepat Jakarta – Bandung senilai USD 5,6 miliar.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela
Pic : Antara









