Indonesia Upayakan FTA dengan EU Untuk Jamin Ekspor

0
901

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Thomas Trikasih Lembong menilai saat ini Vietnam menjadi ancaman besar bagi Indonesia di kancah perdagangan Internasional. Gerak cepat Vietnam dalam membuat kesepakatan perdagangan internasional, dinilai akan menghambat permintaan produk Indonesia dari pasar ekspor. Keputusan Vietnam menandatangani kesepakatan perdagangan bebas Kemitraan Trans-Pacific (Trans-Pacific Partnership/ TPP) pada 5 Oktober 2015 lalu membuat Vietnam bisa mengakses pasar Amerika Serikat (AS) serta 10 negara lainnya. Beberapa diantaranya bahkan tercatat sebagai mitra dagang penting bagi Indonesia, yaitu Australia, Jepang, Brunei Darusalam, Kanada, Cile, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru dan Singapura.

Bahkan pada Agustus lalu pemerintah Vietnam telah merampungkan kesepakatan perdagangan bebas dengan Uni Eropa (EU) sehingga pasar Eropa akan memberlakukan tarif nol persen bagi produk buatan Vietnam. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Indonesia juga berupaya membuka kesepakatan jalur perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) dengan Uni Eropa (EU) guna melindungi komoditas ekspor ke wilayah tersebut yang rencananya akan direalisasikan pada 2016 mendatang. Vietnam, memang digadang-gadang sebagai salah satu kompetitor yang layak ditakuti Indonesia mengingat Vietnam memiliki komoditas ekspor yang relatif sama dengan Indonesia ke Eropa, seperti ekspor sawit dan karet yang juga diekspor ke EU.

 

Read more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here