PBoC Rate Dipangkas Ke-6 Kalinya, IMF Review Sinyalkan Kuat Yuan Akan Masuk Dalam SDR

0
737

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, akhir pekan lalu, Bank Sentral Tiongkok (PBoC) kembali memangkas suku bunga acuannya untuk ke-6 kalinya dan juga tidak lupa turut memangkas cadangan rasio perbankan nya untuk meningkatkan jumlah kredit yang disalurkan perbankan ke sektor riil. Pasalnya PBoC rate kali ini dipangkas sebesar 0,25 persen sehingga berakhir menjadi sebesar 4,35 persen dan juga suku bunga depositonya menjadi sebesar 1,50 persen. Sebagai informasi, PBoC  memangkas suku bunganya terakhir kali pada bulan Agustus lalu dengan nilai yang sama yaitu 25 basis poin, kala itu PBOC juga memangkas rasio Giro Wajib Minimum (GWM)-nya sebesar 50 basis poin untuk meningkatkan dukungan bagi usaha pedesaan dan kecil. (Lihat juga: Alasan PBOC Pangkas Kembali Suku Bunga Acuan Keenam Kalinya)

Pasalnya, pemangkasan suku bunga ini dilakukan oleh PBoC paska rilis data pertumbuhan ekonomi Tiongkok untuk Q3-2015 yang dilaporkan melambat dan menyentuh level terendahnya dalam kurun enam tahun terakhir di kuartal tersebut yaitu 6,9 persen padahal di kuartal sebelumnya tercatat sebesar 7 persen, menyusul devaluasi yuan di bulan Agustus. Paska suku bunga PBoC dipangkas, yuan merespons dengan mencatat pelemahan ke level tertajamnya dalam kurun dua bulan terakhir namaun sebaliknya bursa Tiongkok berhasil mencatat reli. (Lihat juga: Data PDB Q3 Tiongkok Melebihi Ekspektasi)

 

Read more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here