Index dolar AS yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama dini hari ditutup melemah diringi dengan sentimen negatif penurunan tajam penjualan rumah baru (New Home Sales) hingga 11.5% di periode September dan terbesar sejak Juli 2013. Data ini mengingatkan kembali beberap data lemah lainnya di sektor tenaga kerja dan belanja konsumen dan menjadi tambahan catatan merah bagi The Fed dalam pertemuan FOMC minggu ini.
Perbedaan kebijakan bank sentral lainnya dengan The Fed menjadi pendorong kekuatan dolar. Namun kuatnya dolar AS akan menjadi masalah bagi The Fed karena selain mengancam inflasi juga akan mengganggu aktivias manufaktur dan sektor pariwisata. Kondisi ini akan menjadi dilema jika The Fed menaikan suku bunga karena akan membuat dolar semakin tinggi dan menghambat inflasi.








