Kurs Sterling tetap tenang meskipun menghadapi sentimen negaif data pertumbuhan ekonomi alias PDB prelimenary untuk kuartal ketiga. Mengingat data ini sebagai estimasi pertama maka pasar sedikit mengesampingkan pamor data ini, arahan yang paling mendominasi adalah dari kekuatan dolar AS.
Baru saja kantor Satatistik Nasional Inggris melaporkan bahwa PBD prel untuk kuartal ketiga mengalami ekspansi 0.5% q/q di bawah perkiraan 0.6%. Dibandingkan 12 bulan sebelumnya y/y PDB Inggris tumbuh 2.3%. Namun patut diperhatikan secara rincian bahwa sektor konstruksi dan manufaktur menyusut masing-masing 2.2% dan 0.3% dibandingkan dengan kuartal kedua.









