Peneliti Zhang Zhao memakai peralatan pembaca sinyal gelombang otak berdiri dengan kendaraan yang bisa dikontrol dengan gelombang otaknya, saat demonstrasi alat di Universitas Nankai di Tianjin, Tiongkok, Selasa (17/11). Peneliti dari lab ISI universitas mengklaim mobil bisa bergerak maju, mundur kemudian berhenti, dikunci dan dibuka kuncinya dengan sistem kendaraan yang dikontrol otak mereka. Sistem bisa menangkap sinyal EEG (electroencephalogram) dari otak si pengguna dan mengirimkan perintah tersebut ke kendaraan, menurut peneliti kepada Reuters.
(RL/VM-ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Kyung-Hoon)









