
(Vibizmedia – Nasional) Dalam membangun sinergi terkait percepatan layanan antara pusat dan daerah terhadap investor, dari total 561 wilayah, pemerintah telah membentuk sebanyak 511 Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan bahwa tahun 2015 lalu terdapat peningkatan jumlah PTSP dari 463 pada tahun 2014 menjadi 511 PTSP yang terbentuk atau sebesar 91% dari total 561 wilayah.
Franky sampaikan bahwa terjadi peningkatan investasi sebesar Rp 545,4 triliun pada tahun 2015 atau meningkat 17,8% dibandingkan realisasi tahun 2014 dan menyerap tenaga kerja sebanyak 1,4 juta orang.
Peningkatan tersebut terdiri dari Pulau Jawa sebesar Rp 296,8 triliun atau sebesar 13% di tahun 2015 sedangkan diluar Jawa meningkat 25% dibandingkan tahun sebelumnya atau mencapai Rp 248,6 triliun, ungkap Kepala BKPM Franky, Senin (22/2).
Sebagai bukti antusiasme daerah terhadap implementasi kebijakan kemudahan investasi langsung, BKPM telah menetapkan 14 kawasan industri sebagai lokasi implementasi kemudahan investasi langsung konstruksi yang tersebar di 6 provinsi dan 9 kabupaten/kota, yang sebelumnya diproyeksikan hanya 4 provinsi.
Saat ini, sejak diluncurkan pertama kali sejak 26 Oktober 2015 hingga 18 Februari 2016, ada sebanyak 20 perusahaan telah memanfaatkan layanan izin investasi 3 jam (I23J) dengan nilai komitmen mencapai Rp 52,9 triliun dan akan menyerap 15.939 tenaga kerja Indonesia.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








