
(Vibizmedia – Nasional) Untuk mendobrak sektor pariwisata di Indonesia dan memberikan pemasukan besar baik bagi daerah maupun negara, Pemerintah bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui aplikasi Indonesia Incorporated.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa pemerintah telah menargetkan sebanyak 17 KEK baru pada tahun 2019, 10 diantaranya KEK pada sektor pariwisata sedangkan sampai saat ini baru ada 8 zona KEK, 3 diantaranya kawasan pariwisata yang telah dibangun yang terdiri dari Tanjung Lesung – Banten, Mandalika – Nusa Tenggara Barat dan Morotai – Maluku Utara.
Arief sampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan satu kawasan strategis pariwisata nasional baru yaitu Tanjung Klayar – Banten. Dirinya ungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi sebanyak 222 tempat di Indonesia yang bisa dikembangkan menjadi 100 KEK tetapi membutuhkan waktu hingga 100 tahun dalam membangun pariwisata Indonesia, ungkapnya Senin (7/3).
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membuat langkah – langkah kerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diantaranya para bupati dapat mengusulkan pembangunan KEK ke Kementerian Pariwisata untuk mendapat bimbingan.
Kemenpar juga memberikan persyaratan sebanyak 15 persyaratan dan salah satunya adalah harus memiliki tanah yang sudah clear and clean seluas 500 hektar. Selain itu, Kemenpar memberikan instruksi tertulis agar para gubernur mengirimkan potensi 3 KEK di tiap-tiap daerah, dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, dalam lima tahun akan ada sebanyak 120 KEK yang terbangun.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








