Desainer Indonesia Bersaing Dalam Pasar Dunia

0
676
Presiden Joko Widodo Bertemu Desainer Indonesia di London. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah memberikan dukungannya kepada industri kreatif, dengan memberikan peluang bagi para desainer – desainer untuk masuk ke pasar di London, Inggris.

Dalam kunjungannya, Presiden Joko Widodo melihat hasil karya 5 desainer Indonesia di Fenwick Department Store yang terletak di New Bond Street, Mayfair, London. Masuknya desainer Indonesia ke pasar Inggris menunjukkan wujud nyata kerjasama Indonesia – Inggris dalam memanfaatkan peluang bisnis yang ada di bidang industri kreatif.

Presiden sampaikan, niatnya kepada Perdana Menteri Cameron untuk meminta kerjasama antara kedua negara diperluas lagi hingga mencakup handicraft, seni pertunjukan, tari serta desain, ungkapnya Rabu (20/4).

Bukan sekedar melatih atau training, tetapi yang terpenting membawa produk ekonomi kreatif ke pasar atau mencocok dengan selera pasar. Saat ini, desainer muda Indonesia telah masuk dalam bursa mode dunia atau pagelaran fashion week internasional di Fenwick Department Store dengan tema “Indonesia Fashion Forward”.

Beberapa designer muda Indonesia yang terpilih dalam fashion week internasional ini adalah :

  1. Toton Januar, merek dagang : Toton

Dalam berkreasi, Toton menggabungkan gaya khas warisan budaya Indonesia dan elemen tradisional lainnya dengan berbagai sentuhan modern dan gaya masa kini.

  1. Sheila, merek dagang : Sean and Sheila

Sheila bekerja sama dengan rekannya, Sean, perancang busana asal Malaysia, untuk membentuk brand Sean & Sheila. Mereka pertama kali menjadi sorotan media ketika memenangkan piala Harper’s Bazaar Asia New Generation Award pada tingkat regional untuk Indonesia dan Malaysia. Gaya yang mereka tampilkan memiliki pola yang sederhana dan klasik yang dihiasi dengan aneka hiasan buatan tangan (handmade) yang mengawinkan siluet tradisional dengan gaya modern.

  1. Peggy Hartono, merek dagang : Peggy Hartono

Peggy Hartono telah memenangkan sejumlah penghargaan atas hasil rancangannya yang bergaya sederhana namun menggunakan teknik yang inovatif dalam pembuatan pola dan pengerjaan jaitan.

  1. Ari Seputra, merek dagang : Major Minor

Major Minor merupakan gabungan kreasi 4 orang designer muda Indonesia dengan menggunakan bahan dan kain yang dirancang dan diproduksi di Indonesia. Bentuk busana yang unik dan dinamis serta potongan yang simetris dengan warna-warna yang mencolok merupakan keunggulan Major Minor. Gaya funky yang terjangkau oleh kalangan menengah menjadikan brand ini semakin populer. Pada proyek terakhir, Major Minor telah bekerja sama dengan Eko Nugroho, artis visual ternama.

  1. Yessy Kusumo dan Randy W. Sastra, merek dagang : By Velvet

Hasil kreasi busana mereka bergaya sederhana dan modern untuk mengakomodir kebutuhan harian para wanita aktif.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here