Hadapi Era Persaingan Global, Pentingnya Lembaga Negara Untuk Berbenah Diri dan Bersinergi

0
1261
Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR,DPR,DPD di Gedung MPR,DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2016. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

 (Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi terhadap kinerja sejumlah lembaga negara yang telah menunjukkan kerja sama dalam mendukung pemerintah untuk menjalankan amanah rakyat.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa di era persaingan global yang sedang dihadapi Indonesia saat ini, kondisinya begitu sengit dan luar biasa keras. Dalam pidato kenegaraan dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Presiden sampaikan untuk memenangkan kompetisi harus berani keluar dari zona nyaman dan menjadi kreatif, optimis, bahu membahu dan melakukan terobosan-terobosan.

Untuk itu, lembaga negara harus bersinergi dan saling memperbaiki diri, ungkapnya. Untuk menjalankan amanah rakyat diperlukan gotong royong dan kekompakan serta kerja sama yang baik. Tiga masalah utama yang dihadapi bangsa Indonesia adalah Kemiskinan, Pengangguran dan kesenjangan sosial.

Langkah terobosan yang perlu dilakukan adalah kecepatan kerja dan lembaga – lembaga negara yang kuat dan efektif sebagai modal untuk mengatasi permasalahan bangsa tersebut, ungkap Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR, Selasa (16/8).

Presiden memuji gagasan yang ditawarkan MPR untuk mengkaji sistem perencanaan pembangunan nasional jangka panjang. Kajian seperti itu yang diharapkan untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi, berwawasan ke depan dan berkesinambungan dalam era kompetisi global sekarang ini.

Selain itu, pentingnya kualitas dan manfaat undang-undang (UU) bagi rakyat, beberapa capaian yang telah dilakukan oleh Dewan Perwakilan rakyat (DPR) pada tahun ini, yang mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo adalah DPR bersama – sama pemerintah telah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang telah disahkan menjadi UU.

Saat ini, pemerintah dan DPR juga sedang membahas RUU mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2017, yang tidak hanya sekedar dibagi rata ke unit-unit kerja tetapi berdasarkan program prioritas, sehingga anggaran dapat digunakan dengan cermat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ditambah terjadi peningkatan kualitas dalam lembaga peradilan di Indonesia. Lembaga penegak hukum di Indonesia seperti Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Yudisial terus melakukan pembenahan diri dan beberapa produktivitas, tercatat hingga akhir tahun 2015, tercatat produktivitas memutus perkara di MA tertinggi sepanjang sejarah demikian juga sisa perkara hingga akhir 2015 tercatat terendah dalam sejarah.

Dari sisi waktu, ada sekitar 12 ribu perkara atau sebesar 82% diputuskan oleh MA sesuai dengan jangka waktu kurang dari tiga bulan, ungkap Presiden. Mengenai penanganan perkara pada empat lingkungan peradilan di Indonesia kini dapat diakses secara online melalui website masing-masing pengadilan. Saat ini, sistem peradilan pidana terpadu yang berbasis teknologi informasi sedang dikembangkan.

Terobosan lain dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yaitu berupa Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah berbasis akrual, dapat meningkatkan transparansi laporan keuangan pemerintah.

Selama setahun lebih penerapan standar itu, informasi mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBN pada laporan keuangan pemerintah tersajikan secara lebih transparan dan akuntabel.

Partisipasi aktif dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang terkait dengan peningkatan kualitas pemilihan kepala daerah, percepatan pembangunan perbatasan negara dan perlindungan sosial serta komitmen DPD mendukung kebijakan Amnesti Pajak, penguatan Bank Pembangunan Daerah dan pengembangan koperasi mendapat apresiasi Presiden.

Presiden Joko Widodo juga mengajak para pimpinan dan anggota lembaga negara untuk terus bersinergi, terus mendengar kritik masyarakat, dan terus memperbaiki diri agar semakin dipercaya oleh rakyat dan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-71 sebagai inspirasi dalam memenangkan persaingan dan meraih kemajuan bersama.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here