Ekspor Beras Perdana Indonesia Setelah 72 Tahun

0
1091
Stok Beras Di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Setelah 72 tahun melakukan impor beras, Indonesia hari ini, Senin (13/2) melakukan ekspor perdana beras ke Papua Nugini yang dilepas oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Papua Lukas Enembe serta Bupati Merauke Frederikus Gedze di Merauke.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa harga beras yang diekspor Rp 10 ribu per kilogram. Harga tersebut separuh harga beras impor dari Filipina, Thailand dan Vietnam, terangnya.

Sejalan dengan program Nawacita pemerintahan Jokowi-JK membangun dari pinggiran dengan pendekatan dan peningkatan kesejahteraan. Tahun 2017 ini, pemerintah targetkan akan mengekspor sebanyak 10.000 ton beras.

Amran sampaikan bahwa pemerintah lakukan ekspor karena kebutuhan beras didalam negeri telah terpenuhi. Ekspor beras merupakan upaya dalam rangka mensejahterakan para petani karena dulu beras untuk kebutuhan di Papua diambil dari provinsi lain sehingga biaya beras mahal karena biaya angkutan ditanggung masyarakat. Dampaknya terjadi inflasi dan kemiskinan meningkat.

Saat ini, dengan menggunakan teknologi pertanian, biaya produksi padi di Kabupaten Merauke turun sekitar 60% dari Rp 3 juta per hektar menjadi Rp 1,1 juta per hektar. Menambahkan, Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan telah puluhan tahun pemerintah daerah menginginkan Merauke dapat menjadi lumbung pangan nasional.

Dirinya menjamin bahwa setiap tahunnya akan melakukan ekspor beras. Saat ini, luas lahan sawah dan lahan kering di Merauke sebanyak 64.000 hektare. Kebutuhan beras di Merauke saat ini sebesar 25.000 ton per tahun, sedangkan produksi beras di Merauke mencapai 110 ribu ton per tahun.

Untuk terus menunjang produksi padi di Merauke tersebut, pihak Kementerian Pertanian memberikan bantuan langsung berupa 10 unit traktor roda, bantuan pengering dan 2 unit eskavator.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here