Kembangkan Industri Hilir, Presiden Jokowi Minta Menteri/Kepala Lembaga Eksekusi Program Strategis dan Prioritas di Setiap Provinsi

0
790
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo meminta para menteri/kepala lembaga untuk aktif atau terjun langsung dalam mengawasi proyek strategis nasional dan program prioritas di berbagai pelosok tanah air.

Dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (14/2), Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa dalam mewujudkan proyek strategis dan program prioritas di tanah air, pemerintah ingin agar pelaksanaan proyek dan program tersebut dilakukan terus akselerasi dalam pengerjaannya.

Presiden sampaikan bahwa kunci untuk mewujudkan proyek tersebut berada pada eksekusi dan pengawasan. Untuk itu, dirinya meminta menteri atau kepala lembaga untuk melihat secara detail eksekusi dari program strategis nasional dan program-program prioritas di setiap provinsi.

Apakah sudah berjalan sesuai dengan rencana apakah ada hambatan atau kendala yang dihadapi, ungkap Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi pelaksanaan proyek strategis dan program prioritas Provinsi Kalimantan Tengah, di Kantor Presiden, Selasa (14/2).

Agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Presiden yakin semakin cepatnya kendala dalam pengerjaan proyek diselesaikan akan terealisasi. Untuk itu, Presiden meminta agar koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dengan gubernur untuk lebih lagi ditingkatkan.

Kondisi perekonomian Kalimantan Tengah menjadi pembahasan bersama. Sebagaimana diketahui, Kalimantan Tengah memiliki kekayaan sumber daya mineral dan hasil perkebunan serta kehutanan. Tetapi di sisi lain daerah tersebut terkena dampak paling besar dari penurunan harga komoditas di pasar global.

Sehingga perlambatan ekonomi global memberikan dampak signifikan pada perekonomian daerah tersebut. Meski demikian, di balik penurunan harga komoditas tersebut sesungguhnya terdapat peluang besar yang bisa dimanfaatkan. Menurut Presiden, inilah momentum yang tepat untuk mulai mengembangkan industri hilir guna memberikan nilai tambah dari komoditas yang dimiliki.

Tingginya harga komoditas sering membuat kita melupakan pembangunan industri hilir, pengolahan, untuk mendapatkan nilai tambah dari sumber daya alam yang dimiliki. Kita juga harus mulai mengembangkan industri hilir karena ini akan berpengaruh langsung pada masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, dan menggerakkan ekonomi di daerah, terang Presiden.

Selain itu, Presiden Jokowi mengajak pihak-pihak terkait untuk mulai memikirkan potensi ekonomi alternatif yang belum tereksplorasi yaitu minerba dan kekayaan hutannya yang pada suatu saat akan habis, tegasnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di Kalimantan Tengah. Selain untuk membuka keterisolasian beberapa wilayah di Kalimantan Tengah, infrastruktur transportasi yang memadai juga diharapkan dapat menurunkan biaya logistik di daerah tersebut, ungkapnya.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here