(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional tahun 2015-2019 dengan membangun bendungan sebanyak 65 bendungan, salah satu diantaranya adalah Pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang ditargetkan selesai pada tahun 2018 mendatang.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sampai dengan ini, pembebasan lahan telah selesai dilakukan sehingga tinggal penyelesaian konstruksinya.
Sedangkan dalam proses pembebasan lahan seluas 196 hektar, sumber dana untuk pembangunan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus dan untuk pembebasan lahan seluas 4,24 hektar menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam kunjungannya bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Basuki sampaikan bahwa pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus yang sangat kooperatif dalam proses pembebasan lahan. Bahkan sampai dengan saat ini, progres konstruksinya mencapai 44,15% atau lebih besar dari rencana.
Pihak Kementerian PUPR optimis bahwa pembangunan bendungan tersebut akan terselesaikan tepat waktu, ungkap Menteri Basuki, Jumat (17/2). Pembangunan bendungan tersebut memiliki manfaat yaitu dapat menampung air sekitar 20,15 juta meter kubik yang diharapkan mampu menambah luasan sawah yang diairi dari semula 2.200 hektar menjadi seluas 5.355 hektar.
Selain itu, Bendungan Logung juga direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air baku untuk masyarakat dan industri sebesar 200 liter/detik bagi 130.909 jiwa yang tinggal di Kota Kudus dan sekitarnya, mengurangi banjir hingga 30%, pariwisata dan pembangkit listrik mikro hidro sebesar 0.5 Megawatt.
Pembangunan bendungan dimulai tahun 2015 dengan kontrak tahun jamak yang ditandatangani bulan Desember 2014, dan ditargetkan selesai pada tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 604 miliar. Konstruksi dilakukan oleh PT. Wijaya Karya-PT. Nindya Karya, KSO yang ditetapkan sebagai pemenang setelah melalui proses lelang.
Disamping itu, melalui pembangunan 30 proyek bendungan yang saat ini sedang berjalan mampu mendorong penyerapan tenaga kerja lokal, sebagaimana salah satu contoh pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus mampu menyerap sekitar 500 tenaga kerja yang terdiri dari tukang, kontraktor, konsultan perencana dan pengawasan yang semuanya berasal dari Indonesia, terang Basuki.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









