(Vibizmedia – Nasional) Akhir pekan ini, Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia pada tanggal 25-26 Februari 2017 mendatang, salah satunya untuk membahas perjanjian perdagangan dan investasi Indonesia Australia Comprehensive Economic Parnership Agreement (IACEPA).
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan bahwa sampai dengan saat ini, perjanjian kerja sama tersebut tidak mengalami kendala dan akan dituntaskan pada tahun ini.
Thomas sampaikan bahwa dengan dituntaskannya perjanjian tersebut maka tahun 2017 ini, akan menjadi perjanjian bilateral pertama buat Indonesia dengan Australia dalam lebih dari 10 tahun.
Perlu diketahui, bahwa sampai dengan saat ini investasi yang sudah berlangsung bagi kedua negara tersebut adalah pada sektor pertambangan yaitu pertambangan emas, kendala yang dihadapi dalam menjalin kerja sama adalah tekanan pada sisi investasi.
Disamping itu, melalui kunjungan kerja Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kepala BKPM ke Australia pada November tahun lalu, menghasilkan penandatanganan kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) antara Newcrest dengan PT Aneka Tambang (Antam).
Ini merupakan hasil konkret dari diplomasi Presiden dan pemerintah Indonesia sehingga Newcrest menganggarkan lebih dari USD 1 miliar untuk eksplorasi emas di Indonesia dalam 5 tahun ke depan melalui kerja sama dengan PT Antam, ungkap Kepala BKPM Thomas Lembong, Selasa (21/2).
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









