Pengentasan Kemiskinan, Sulteng Fokus di Sektor Pertambangan, Pertanian dan Kehutanan

0
717
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Dengan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi mencapai 5,02%. Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah jauh lebih tinggi, mencapai 9,98%, Pemerintah berharap berdampak pada pengentasan kemiskinan diwilayah tersebut.

Saat ini, tingkat kemiskinan di Sulawesi Tengah mencapai 14,09%. Dalam rapat terbatas, Kamis (9/3) di Kantor Presiden, Presiden Joko Widodo mengingatkan agar kementerian dan pemerintah daerah terkait berkonsentrasi mengembangkan sektor-sektor unggulan yang menjadi core business di Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Presiden, sektor-sektor unggulan yang tumbuh pesat di Sulawesi Tengah adalah sektor pertambangan yaitu nikel. Selain itu juga, terdapat potensi lain yang cukup besar di sektor perkebunan mulai dari kakao, kelapa, kopi dan cengkeh.

Melalui komoditas-komoditas tersebut, dapat menjadi basis tumbuhnya ekonomi rakyat di Sulawesi Tengah,  terang Presiden Jokowi.

Demikian pula di sektor kehutanan, Sulawesi Tengah memiliki hasil hutan berupa rotan dan berbagai jenis kayu, seperti Eboni dan Meranti. Untuk itu, Presiden meminta agar komoditas hasil pertanian, kehutanan, maupun pertambangan dapat diolah terlebih dahulu di Sulawesi Tengah sehingga memberikan nilai tambah dan multiplier effect bagi masyarakat.

Presiden sampaikan proses transformasi perekonomian di Sulawesi Tengah ditandai dengan semakin tumbuhnya sektor pertambangan dan industri pengolahan, yang perlu disiapkan dengan baik, jelasnya.

Ditambah lagi, pentingnya agar kawasan ekonomi khusus (KEK) di Palu dan di Morowali dapat menampung tumbuhnya industri-industri pengolahan. Saat ini, telah beroperasi smelter dan pabrik stainless steel di KEK Morowali, jelas Presiden.

Disamping itu, Presiden mendorong agar dalam pembangunan di kawasan ekonomi khusus ini, benar-benar memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan menghindari adanya pencemaran juga memperhatikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari tenaga listrik, air bersih sampai dengan hunian bagi para pekerja juga peningkatan pendidikan dan keterampilan.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here