Pemerintah Tetapkan Lifting Minyak Nasional 2017 Sebesar 815.000 BPH

0
916
Ilustrasi minyak dan gas. FOTO : HUMAS PERTAMINA

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah menetapkan lifting minyak nasional meningkat menjadi sebesar 815.000 barel per hari (bph) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017, dimana sebelumnya sebesar 820.000 bph pada tahun 2016.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan pihaknya telah membuat kesepakatan dengan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi bahwa lifting minyak di 2017 dinaikkan menjadi 852.000 bph, bertambah 10.000 bph dibanding target APBN 2017. 

Disamping itu, Sekretaris SKK Migas Budi Agustyono mengatakan agar target ini dapat dikejar, SKK Migas berupaya mempercepat proyek-proyek migas Pertamina di seluruh Indonesia. Pertamina diminta menggunakan teknologi-teknologi baru untuk menggenjot produksi minyak dari sumur-sumur tua, ungkapnya, Jumat (7/4). 

Untuk itu, pihaknya memastikan agar proyek-proyek migas yang sudah dijadwalkan juga diusahakan tidak molor, paling tidak sesuai jadwal atau bahkan kalau bisa lebih cepat. Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah dengan menggalakkan Pertamina yang memiliki 5 aset di seluruh Indonesia dengan menggunakan teknologi yang paling cepat, terang Budi.

Sebagai informasi, lifting minyak pada kuartal I-2017 tidak mampu mencapai target sebesar 815.000 barel per hari (bph). Per 31 Maret 2017, lifting minyak baru 787.800 bph atau 96,7% dari target yang ditetapkan dalam APBN 2017, dikarenakan terjadinya seal bocor, gangguan pada alat pemutus aliran minyak/gas (valve), sekring putus dan hujan badai sehingga kapal-kapal pengangkut minyak tidak dapat beroperasi.

 

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here